Selasa, 16 Oktober 2018 -

 

 

TKN Nilai Kebijakan BBM Jokowi Sudah Tepat

Nasional  -  Kamis, 11 Oktober 2018, 10:52 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kedua kiri) bersama Komisioner Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Ratih Ibrahim (kiri), Ketua Bappilu PDI Perjuangan Bambang DH (kedua kanan) dan Politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera (ka

SOKSINEWS.COM, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Kyai Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menilai kebijakan energi Pemerintahan Presiden Joko Widodo menunjukkan arah yang tepat, yang ditandai dengan peningkatan kedaulatan Indonesia di bidang energi.

"Ditinjau dari kebijakan bauran energi (energy mix), maka kehadiran pembangkit listrik tenaga air, termasuk mikrohidro, panas bumi, dan pembangkit tenaga listrik Bayu yang untuk pertama kalinya dibangun di Indonesia dengan kapasitas 75 MW, serta kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang terus dikembangkan menjadi bukti menguatnya kedaulatan di bidang energi, kata Hasto dalam keterangan yang diterima, Kamis (11/10).

Dalam kesempatan ini, Hasto juga menilai kenaikan harga BBM non subsidi seperti Pertamax menjadi Rp10.400 per liter dari Rp9.500 dan pembatalan kenaikan harga premium menunjukkan pentingnya aspek keadilan di dalam pengaturan harga terhadap komoditas yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

"Ini bauran kebijakan yang sangat tepat dan menunjukkan perhatian utama Pak Jokowi pada kepentingan rakyat kecil," kata Hasto.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM jenis Premium batal naik.

"Atas perintah dan arahan bapak Presiden, premium batal naik, " kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, dilansir Antara, Rabu (10/10).[]
 

TKNJokowi-MarufBBM

 

 

Baca Juga