Jumat, 14 Desember 2018 -

 

 

Mendagri Minta Camat Petakan Wilayah Rawan Bencana dan Konflik

Nasional  -  Kamis, 11 Oktober 2018, 11:21 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo berpidato saat sidang paripurna Peringatan HUT ke-18 Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, di Serang, Kamis (4/10).ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama/18

SOKSINEWS.COM, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo minta kepada camat untuk memetakan wilayahnya yang rawan longosor, rawan konflik dan lain sebagainya supaya dapat diketahui potensi dan kondisi yang ada di daerah tersebut.

"Hal ini karena camat lebih mengetahui kondisi wilayah sehingga keberadaan daerahnya harus dipetakan," kata Mendagri pada Rapat Koordinasi Nasional Camat di Palembang, Sumsel, Kamis (11/10).

Mendagri menyampaikan, bila suatu wilayah diketahui kondisi dan potensi yang ada sehingga cepat mengantisipasi permasalahan yang akan timbul.

Menurut dia, apalagi deteksi dini cukup penting supaya dapat mengantisipasi permasalahan yang akan timbul terutama yang tidak diinginkan.

Yang jelas bila sudah diketahui kondisi dan potensi wilayah maka pembangunan akan berjalan lancar, kata dia.

Mendagri juga minta kepada camat untuk selalu berkoordinasi dengan unsur kecamatan seperti Kapolsek dan Danramil.

Itu penting karena koordinasi akan memudahkan dalam mengantisipasi permasalahan yang akan timbul dan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan, ujar dia.

Menurut dia, apalagi Camat, Kapolsek dan Danramil memegang peranan penting dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah.

Oleh karena itu, melalui rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam memacu pembangunan.

Rapat koordinasi Nasional Camat tersebut diikuti 700 camat dari wilayah Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Dalam Rakornas camat itu juga hadir Sekda Sumsel Nasrun Umar, Wali Kota Palembang Harnojoyo dan pejabat lainnya.[]

MendagriTjahjo KumoloCamatPalembang

 

 

Baca Juga