Sabtu, 15 Desember 2018 -

 

 

Dukung Pertumbuhan Pariwisata, Jokowi dan PM Singapura Sepakat Perluas Konektivitas Jalur Laut dan Udara

Nasional  -  Kamis, 11 Oktober 2018, 16:27 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kiri) melakukan konferensi pers bersama setelah melakukan pertemuan bilateral di sela Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10)

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong sepakat untuk membuka lebih luas konektivitas jalur laut dan udara antara Indonesia dan Singapura untuk mendukung tumbuhnya sektor pariwisata dua negara.

"Saya dan PM Lee menyambut baik berbagai perkembangan kerja sama kedua negara seperti pembukaan jalur penerbangan antara Singapura-Toba, Singapura-Belitung dan penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung dan ke Bintan," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/10).

Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial.

Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak. Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan kerja sama lain di sejumlah bidang.

Di bidang pariwisata, misalnya, kedua negara semakin meningkatkan konektivitasnya dengan pembukaan sejumlah jalur penerbangan dan destinasi kapal pesiar dari Singapura.

Peningkatan konektivitas itu diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara, utamanya ke 10 Bali Baru.

Selain itu, keduanya juga berbicara kepentingan dan kerja sama negara-negara di tingkat regional (ASEAN).

Menurut Presiden, sebagai dua negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat ASEAN.

"Kita harus memperkuat kontribusi ASEAN terhadap perdamaian, stabilitas, kesejahteraan kawasan dan dunia, termasuk dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik," ujarnya.

Sementara di akhir pernyataan, Presiden Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Singapura bagi keanggotaan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.[]

PresidenJoko WidodoPM SingapuraLee Hsien LoongPariwisata

 

 

Baca Juga