Selasa, 11 Desember 2018 -

 

 

KPK Periksa Dirut PJB Terkait Kasus PLTU Riau-1

Nasional  -  Jumat, 12 Oktober 2018, 13:47 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). Iwan Agung Firstantara diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Mar

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali Iwan Agung Firstantara dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap kesepakatan kerja sama PLTU Riau-1.

Iwan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham yang merupakan mantan Menteri Sosial dan Plt Ketua Umum Partai Golkar.

"Cuma dipanggil untuk saksinya Pak Idrus," kata Iwan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10).

Saat dikonfirmasi apakah dirinya mengikuti pembahasan proyek PLTU Riau-1, Iwan mengaku bahwa dirinya hanya mengikuti pembahasan yang formal.

"Kesepakatan yang informal yang macam-macam ya enggak lah, kesepakatan formal saja," ucap Iwan.

Ia pun tidak mengetahui soal adanya fee dalam proyek PLTU Riau-1 tersebut.

"Ya dari media saya tahu," ungkap Iwan.

PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) merupakan anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang ditunjuk langsung dalam proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Dalam kasus itu, Idrus diduga menerima janji untuk mendapat bagian yang sama besar dari mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih sebesar 1,5 juta dolar AS yang dijanjikan Johannes bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau-1 berhasil dilaksanakan Johannes dan kawan-kawan.[]

KPKIdrus MarhamPJBIwan Agung

 

 

Baca Juga