Selasa, 16 Oktober 2018 -

 

 

Jokowi Sampaikan Terimakasih ke Negara Sahabat Atas Bantuan Korban Bencana

Nasional  -  Jumat, 12 Oktober 2018, 13:58 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Presiden Joko Widodo berbicara dalam sesi pleno Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10). ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Afriadi Hikmal/wsj/2018.

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan negara-negara sahabat dan lembaga internasional atas nama masyarakat dan korban bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan dan bantuan dari saudara-saudara dari seluruh penjuru dunia untuk masyarakat NTB dan Sulawesi Tengah yang menjadi korban gempa dan tsunami," kata Presiden Joko Widodo pada acara sidang pleno tahunan atau Opening Plenary IMF-Bank Dunia di Bali Nusa Dua Convention Center Bali, Jumat (12/10).

Presiden Jokowi memang dibanjiri ucapan dan simpati dari para kepala negara dan pemerintahan negara-negara sahabat atas bencana yang terjadi di NTB dan Sulteng.

Bahkan saat ASEAN Leaders Gathering (ALG) yang digelar di sela pertemuan tahunan IMF-WB pun simpati disampaikan oleh seluruh kepala negara dan pemerintahan negara-negara ASEAN kepada Presiden Jokowi secara langsung.

Bahkan sebelum Prenary Session Annual Meeting IMF-WB digelar, disiapkan waktu khusus untuk mengheningkan cipta sejenak untuk para korban bencana di NTB dan Sulteng.

Menurut Presiden Jokowi, hal ini merupakan bukti persaudaraan dan rasa kemanusiaan masih tetap ada dan tumbuh di kalangan masyarakat dunia.

"Hal ini menunjukkan persaudaraan kita sangat erat, persaudaraan untuk kemanusiaan dan persaudaraan untuk menyelesaikan masalah bersama kita," kata Presiden Jokowi di depan para peserta Annual Meeting IMF-WB yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Presiden Jokowi juga mendapatkan banyak tawaran bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana di antaranya dari ADB.

Namun di tengah berbagai tantangan bencana yang terjadi di Indonesia, baik IMF, OECD, maupun ADB misalnya tetap menilai perekonomian Indonesia secara makro tetap baik dan sehat.[]

Presiden Joko WidodoGempaNTBSulawesi Tengah

 

 

Baca Juga