Minggu, 19 Januari 2020

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Tinjau KJA Milik Perindo, Menteri BUMN Dorong Perbankan Optimalkan Pembiayaan Perikanan

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 12 Oktober 2018 14:18 WIB

Tinjau KJA Milik Perindo, Menteri BUMN Dorong Perbankan Optimalkan Pembiayaan Perikanan
Keramba Jaring Apung. (Ilustrasi). Foto: ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendorong perbankan mengoptimalkan pembiayaan untuk sektor perikanan karena potensi yang besar mendatangkan devisa bagi negara.

"Kalau BTN ikut membiayai, ini bisa lebih besar," Kata Menteri Rini saat meninjau keramba jaring apung (KJA) milik Perum Perikanan Indonesia (Perindo) di Desa Sumberkima, Buleleng, Bali, Jumat (12/10).

Dalam kunjungan ke Bali Utara, Menteri Rini turut didampingi sejumlah direktur utama perusahaan BUMN salah satunya Dirut BTN Maryono.

Setibanya di Buleleng, Menteri Rini diterima langsung Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda, Sekretaris Perusahaan Agung Pamujo dan Vice President Akuakultur Perum Perindo Agira Darma.

Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengatakan KJA itu pernah menorehkan prestasi ekspor pada 17 September 2017 mencapai 20 ton ikan hasil budidaya ke Hongkong dengan nilai Rp2,7 miliar.

BUMN Perikanan itu memiliki dua unit KJA berisi 490 "hole" dengan tingkat keterisian ikan mencapai sekitar 89 persen yang mulai beroperasi pada Desember 2016.

Dalam kurun Desember 2016 hingga Juli 2018, nilai penjualan di KJA Unit I sebesar Rp1,59 miliar, dengan volume penjualan 13,6 ton.

Sementara itu, dalam kurun yang sama, nilai penjualan di KJA Unit II sebesar Rp843,7 juta, dengan volume penjulalan 9,1 ton.

"Kunjungan Menteri BUMN ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus meningkatkan produksi, khususnya dari perikanan budidaya," katanya.

Terkait jenis ikan kerapu yang dibudidayakan Perum Perindo, di antaranya kerapu macan, kerapu sunu, kerapu "youchang", kerapu cantik, kerapu tikus dan kerapu cantang.

Untuk menggenjot ekspor ke depan, Perum Perindo bakal bekerja sama dan bersinergi dengan perusahaan swasta PT Bali Barramundi.

PT Bali Barramundi merupakan pelopor dunia dalam pengajuan sertifikasi "Aquaculture Stewardship Council" untuk ikan jenis barramundi dan kerapu.

Peluang kerja sama antara Perum Perindo dan PT Bali Barramundi yakni pembesaran dan memasok kerapu barramundi ukuran 1,2 kg-3 kg lebih untuk kebutuhan fillet ikan.

Peluang lainnya yaitu kerja sama perdagangan pakan (rucah) untuk memenuhi kebutuhan di KJA PT Bali Barramundi.

Penawaran dari PT Bali Barramundi yakni kerja sama operasi (KSO) pembesaran dan memasok ukuran 500 gram-3 kg lebih dan pengolahan ikan di unit milik PT Bali Barramundi.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Rini didampingi oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, Staf Khusus Menteri BUMN Wianda Puspo dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.[]

Berita Lainnya

Sri Mulyani Sebut Devisit APBD 2019 RP353 Triliun

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari Januari . . .

Ekonomi Selasa, 07 Januari 2020

Banjir Kembali Landa Solok Selatan, 9 Rumah Hanyut Tersapu Air

SOKSINEWS.COM, Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. 9 rumah hanyut, sejumlah jembatan ambruk . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Presdir BCA: Kepercayaan Masyarakat Berawal Dari Perusahaan Solid

SOKSINEWS.COM, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menegaskan, di tengah perkembangan teknologi . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Resmikan Tol Layang Japek, Jokowi Harap Kemacetan Berkurang 30 Persen

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II). Jokowi berharap kemacetan berkurang . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Menabung di Bank Sudah Biasa, Nih Cobain Alternatif Lainnya

SOKSINEWS.COM, Saat kita menyimpan uang, jangan berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank menjadi jalan kamu untuk mencapai . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019