Rabu, 14 November 2018 -

 

 

Menkeu Nilai Pertumbuhan Impor Turun Tapi Masih Besar

Ekonomi  -  Senin, 15 Oktober 2018, 16:09 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya saat pembukaan Sharia Economic Forum di sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018, Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10). ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa/hp/2018.

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai pertumbuhan impor sudah turun menyusul berbagai kebijakan yang ditempuh pemerintah namun angkanya masih besar.

"Impor walaupun growthnya turun, tapi yoy masih 14 persen, itu masih terlalu tinggi," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10).

Menkeu menyatakan senang perkembangan terkini berdasar laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menuju ke arah membaik dari sisi neraca perdagangan, terutama nonmigas.

"Kondisi September sudah menunjukkan positif, meskipun neraca perdagangan migas masih negatif," katanya.

Ia berharap kewajiban penggunaan biofuel atau B20 akan segera menurunkan impor dan konsumsi BBM di dalam negeri sehingga akhir tahun 2018 diharapkan neraca perdagangan migas sudah positif.

"Trennya sudah benar, meski ratenya harus diakselerasi lebih cepat," katanya.

Menkeu juga berharap pertumbuhan industri manufaktur lebih cepat sehingga ekspor dapat tumbuh lebih tinggi.

"Kita mengharapkan industri manufaktur lebih cepatlah sehingga ekspornya meningkat karena saat ini pertumbuhan ekspornya masih sangat kecil, belum meningkat," katanya.[]

MenkeuSri MulyaniImpor

 

 

Baca Juga