Rabu, 19 Juni 2019 -

 

 

Tertimbun Longsor, Aktivitas Transportasi darat di Tapanuli Tengah Terpaksa Dialihkan

Nasional  -  Selasa, 16 Oktober 2018, 10:40 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi

SOKSINEWS.COM, Aktivitas transportasi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara terpaksa dialihkan akibat badan jalan di Desa Rampah tertimbun longsor.

Warga setempat, M Sitinjak, Selasa (16/10), mengatakan, longsor itu terjadi karena selama ini adanya aktivitas pengambilan batu di pinggir perbukitan, akibatnya pondasi tanah tidak kuat lagi dan terjadilah longsor karena dihantam air hujan.

"Warga selalu beraktivitas untuk mengambil atau mencongkel batu di daerah ini. Akibatnya ketika terjadi musim hujan sangat rentan dengan longsor. Dan sampai pagi ini belum dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk pejalan kaki," katanya.

Sedangkan upaya yang sudah dilakukan oleh masyarakat sekitar adalah menghubungi pihak perusahaan dari PT Jaya Kontruksi untuk menurunkan alat berat, karena kebetulan perusahaan itu sedang mengerjakan perbaikan jalan Tarutung-Sibolga.

"Kami sudah laporkan kondisi ini kepada pihak PT Jaya Kontruksi dan alat beratnya sedang menuju ke tempat ini," terang Sitinjak.

Akibat peristiwa longsor tersebut arus lalu lintas tujuan Sibolga-Medan dialihkan ke lewat Labuhan Angin-Poriaha dan sebaliknya.

Sedangkan empat desa yang ada di kawasan longsor seperti Desa Naga Timbul, Desa Mardame, Desa Rampah, dan Desa Nauli aksesnya terhalang total.

Bahkan siswa yang akan ke sekolah juga menjadi terhalang karena sulit melintasi lokasi longsor yang becek dan berlumpur.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah AKP Sofian yang dikonfirmasi menjelaskan, upaya sudah dilakukan untuk mengatasi longsor tersebut.

"Tadi sudah ada laporan dari anggota yang tugas di sana," katanya.[]

LongsorTapanuli TengahSumatera Utara

 

 

Baca Juga