Rabu, 14 November 2018 -

 

 

Merespon Kebijakan Insentif Pajak, Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat

Ekonomi  -  Jumat, 19 Oktober 2018, 11:08 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa (4/9). Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS melemah menjadi Rp14.940 per dolar AS pada perdagangan hari ini. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ws

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD Jumat (19/10) pagi terpantau menguat.

Mata uang garuda pada akhir pekan minggu ini dibuka menguat sebesar 22 poin menjadi Rp15.191 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.213/USD.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (19/10), mengatakan pelaku pasar merespon positif kebijakan pemerintah yang memberikan fasilitas insentif perpajakan.

"Pemerintah memberikan insentif kepada pelaku usaha, diharapkan berdampak signifikan kepada peningkatan kegiatan perekonomian," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, apresiasi rupiah juga memfaktorkan teknikal dimana sebagian pelaku pasar memanfaatkan posisi dolar AS yang telah tinggi untuk ambil untung.

Kendati demikian, lanjut dia, apresiasi rupiah diproyeksikan relatif terbatas menyusul kuatnya ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga AS.

"Kenaikan rupiah relatif masih rapuh seiring dengan dirilisnya hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada September lalu yang mengindikasikan kenaikan lanjutan dari suku bunga The Fed," katanya.

Kepala Riset Monex Investondo Futures, Ariston Tjendra menambahkan hasil pertemuan the Fed yang bernada hawkish terhadap kenaikan suku bunga mash membayangi pergerakan rupiah.

"Pergerakan dolar AS masih cukup solid pasca pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang hawkish terhadap suku bunga the Fed," katanya.[]

RupiahDolarUSD

 

 

Baca Juga