Jumat, 19 Juli 2019 -

 

 

Enam Migran di Turki Selatan Tewas Akibat Banjir

Internasional  -  Jumat, 26 Oktober 2018, 08:52 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi Wilayah. ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Enam migran reguler Suriah telah kehilangan nyawa mereka pada Kamis (25/10), setelah mereka hanyut diterjang banjir saat berusaha menyeberang ke Turki dari perbatasan selatan negeri itu dengan Suriah.

Peristiwa tersebut terjadi di dekat Permukiman Kizilcat di Provinsi Hatay, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.

Pasukan paramiliter dan tim kesehatan yang dikirim ke daerah tersebut telah menemukan enam mayat.

"Seorang jaksa Hatay melakukan penyelidikan mengenai peristiwa itu," kata kantor berita Anadolu yang dipantau di Jakarta, Jumat (26/10) pagi.

Sebanyak 205.000 migran reguler memasuki Turki pada 2018, kata menteri dalam negeri di Ankara pada Senin, 15 Oktober.

Kebanyakan migran reguler tersebut berasal dari Afghanistan, Pakistan, Suriah dan Irak.

Soylu mengeluarkan pernyataannya ketika ia menerima Komisaris Uni eropa Urusan Migran, Dalam Negeri dan Kewarganegaraan Dimitris Avramopoulos dan delegasinya di kantornya.

Ia menyatakan 80.000 dari semua migran itu adalah warga negara Afghanistan. Ditambahkannya, jumlah mereka adalah 45.000 sepanjang 2017.

Soylu, yang menyatakan bahwa Turki telah melaksanakan kebijakannya mengenai migran, mengatakan semua migran yang ditangkap saat menyeberang ke Turki naik dari 10 jadi 54 persen selama lima tahun belakangan.

"Walaupun Turki mematuhi kesepakatan 18 Maret dengan tegas, sayangnya Yunani tidak melaksanakan kewajibannya," menteri itu menekankan.

Pada Maret 2016, Uni Eropa dan Turki mencapai kesepakatan untuk menghentikan migran reguler yang melewati Laut Aegea, dan meningkatkan kondisi lebih dari tiga juta pengungsi Suriah di Turki, lebih banyak dibandingkan dengan migran dari negara manapun.[]

InternasionalTurkiBanjirMigran

 

 

Baca Juga