Jumat, 19 Juli 2019 -

 

 

Kepala Daerah Marak Tertangkap OTT, Bamsoet: Sistem Demokrasi Perlu Dievaluasi

Nasional  -  Jumat, 26 Oktober 2018, 09:20 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku sedih atas maraknya kepala daerah yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pria yang karib disapa Bamsoet itu mengatakan, atas banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus hukum sistem demokrasi harus dievaluasi.

"Menurut saya yang harus dievaluasi adalah sistem demokrasi kita, sebagaimana semangat kawan-kawan, kami sebetulnya ingin mendorong evaluasi sistem pemilihan langsung yang masih diterapkan saat ini," katanya.

Bamsoet berpendapat, masalah awal maraknya OTT mulai dari Bupati, Wali Kota, Gubernur dikarenakan sejak awal telah melakukan hal yang terpuji dikarenakan biaya pemilihan langsung yang sangat tinggi.

Bamsoet menyampaikan, seharusnya sistem Demokrasi di Indonesia harus lebih elegan agar kejadian ini bisa berkurang. Walupaun dirinya tidak menampik tetap menginginkan pemilihan langsung.

"Dievaluasi lagi dan kepada sistem yang lebih memungkinkan kita berdemokrasi secara elegan dan tidak berpragmatis," ujarnya.

Jika sistem pemilihan diadakan secara tidak langsung, dikatakannya, angka korupsi akan berkurang. Karena biaya yang tidak tinggi dan tidak berpotensi adanya benturan.

"Skalanya mungkin lebih kecil, karena di diskusi kita dengan berbagai pihak termasuk penegak hukum mengawasi 50 - 60 orang DPRD yang memilih kepala daerah jauh lebih mudah dan tidak memerlukan money politic yang begitu tinggi dan rentan dan potensi benturan di akar rumput itu jauh lebih ringan," pungkasnya.[

Ketua DPR Bambang SoesatyoOTTKPKKepala Daerah

 

 

Baca Juga