Kamis, 15 November 2018 -

 

 

Imbal Hasil Obligasi AS Paksa Rupiah Melemah Pagi Ini

Ekonomi  -  Jumat, 26 Oktober 2018, 10:31 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Mahasiswa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Lampung melakukan aksi teaterikal pada unjuk rasa terkait melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar di Tugu Selamat Datang Bandar Lampung, Lampung, Senin (10/9) ANTARA FOTO/Ardiansyah/ama/18.

SOKSINEWS.COM, Imbal hasil obligasi Amerika Serikat pagi ini, Jumat (26/10) pegaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD melemah.

Mata uang garuda pagi ini dibuka melemah sebesar 19 poin menjadi Rp15.194 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.175/USD.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova, di Jakarta, mengatakan sentimen imbal hasil obligasi Amerika Serikat masih menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS.

"Imbal hasil obligasi AS yang berada di atas level 3 persen memicu dana-dana di pasar negara berkembang mengalir ke sana sehingga permintaan dolar AS meningkat dan menekan rupiah," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, fluktuasi rupiah relatif kondusif masih di bawah level !5.200 per dolar AS. Menunjukan fundamental ekonomi nasional yang solid.

"Kondisi nilai tukar rupiah saat ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian domestik di tengah perkembangan global yang bervariasi," katanya.

Ia mengatakan pelaku pasar optimistis pertumbuhan ekonomi 2018 dapat mencapai di atas 5 persen, situasi itu cukup berpengaruh positif bagi rupiah secara jangka menengah dan panjang.

"Jangka pendek rupiah akan tetap berfluktuasi merespons sentimen berita terbaru, namun untuk jangka panjang pergerakannya masih akan positif," katanya.[]

RupiahDolarUSD

 

 

Baca Juga