Jumat, 21 Februari 2020

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

IHSG Lanjutkan Penguatan di Tengah Sentimen Positif Domestik

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 26 Oktober 2018 11:31 WIB

IHSG Lanjutkan Penguatan di Tengah Sentimen Positif Domestik
Karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (19/9). Perdagangan IHSG ditutup pada zona hijau atau menguat 61,81 poin atau 1,06 ke level 5.873,60 meski beberapa waktu lalu tertekan di zona merah sebagai imbas dari neraca perdaga

SOKSINEWS.COM, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (26/10), dibuka melanjutkan penguatan di tengah cukup kuatnya sentimen positif dari dalam negeri.

IHSG BEI dibuka menguat 6,48 poin atau 0,11 persen menjadi 5.761,45. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,61 poin atau 0,18 persen menjadi 903,67.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Jumat mengatakan IHSG bergerak naik seiring harapan positif terhadap kinerja ekspor yang dapat meningkat melalui beberapa kebijakan pemerintah.

"Untuk mendorong kinerja ekspor, pemerintah akan memperluas sektor ekspor jasa yang dikenakan tarif nol persen PPN, rencananya akan diluncurkan akhir tahun ini. Jika terealisasi, berpotensi dapat mendorong performa ekspor dan dapat membantu mengurangi defisit neraca berjalan," paparnya.

Kendati demikian, ia mengatakan, pergerakan IHSG saat ini cenderung masih dibayangi oleh sentimen eksternal terutama yang bersumber terhadap isu perang dagang dan masalah politik global.

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi mengatakan laporan keuangan emiten untuk kuartal ketiga 2018 yang mengalami pertumbuhan masih menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan IHSG.

"Apalagi, sentimen itu didukung dengan fluktuasi rupiah yang relatif stabil terhadap dolar AS, maka potensi penguatan lanjutan bagi IHSG cukup terbuka," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks nikkei menguat 15,71 poin (0,07 persen) ke 21.284,44, indeks Hang Seng melemah 33,11 poin (0,13 persen) ke 24.961,35, dan indeks Strait Times melemah 31,54 poin (1,05 persen) ke posisi 2.981,30.[]

Berita Lainnya

Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi Jadi Momentum Berbenah

SOKSINEWS.COM, Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya menilai revisi . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Mendag Gandeng Pelaku Usaha India Tingkatkan Perdagangan

SOKSINEWS.COM,Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pentingnya berkolaborasi dengan pelaku usaha India dalam meningkatkan . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Online Marketplace B2B Dorong Kemajuan UMKM

SOKSINEWS.COM, Online marketplace B2B (Business to Business) di Indonesia, yakni Ralali.com terus mengembangkan ekosistem yang . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Presiden Jokowi: Investasi Jalan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyebut investasi merupakan jalan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah ekonomi . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Jokowi: Seluruh Negara Berebut Arus Modal Masuk

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di Jakarta, Kamis.(20/02/2020). Dalam . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020