Kamis, 14 November 2019

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Rupiah Awal Pekan Minggu Ini Dibuka Menguat Tipis Seiring Sentimen Positif

Ahmad Fiqi Purba
Senin, 29 Oktober 2018 10:27 WIB

Rupiah Awal Pekan Minggu Ini Dibuka Menguat Tipis Seiring Sentimen Positif
Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (9/10). Rupiah terus melemah terhadap terhadap dolar AS hingga ke posisi 15.238, atau melemah 20 poin (0,13 persen) dibandingkan Senin (8/10) sore

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD Senin pagi (29/10) dibuka menguat.

Mata uang garuda awal pekan minggu ini dibuka menguat tipis sebesar empat poin menjadi Rp15.204 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.208/USD.

"Pergerakan nilai tukar rupiah relatif stabil terhadap dolar AS seiring sentimen dari dalam negeri yang relatif positif," kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin (29/10).

Ia mengemukakan beberapa sentimen positif bagi fluktuasi rupiah, diantaranya realisasi investasi di sektor energi terbarukan yang telah mencapai 804 juta dolar AS, perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas lima persen serta penurunan defisit transaksi berjalan, hingga adanya penjajakan kerja sama investasi dan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Ia menambahkan data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal ketiga yang melambat dibandingkan periode sebelumnya turut mempengaruhi fluktuasi dolar AS di pasar global.

Ia mengemukakan data pertumbuhan ekonomi AS pada triwulan ketiga sebesar 3,5 persen, sementara triwulan kedua sebesar 4,2 persen pada tahun ini.

"Dolar AS mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang dunia setelah rilis data PDB-nya yang belum cukup direspon positif," katanya.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova mengatakan sentimen defisit transaksi berjalan masih menjadi salah satu faktor yang menahan apresiasi rupiah.

"Secara umum, sentimen ekonomi nasional cukup solid. Namun, pelaku pasar memandang negatif data defisit transaksi berjalan," katanya.[]

Berita Lainnya

UMK Mataram Ditetapkan RP2.184.485

SOKSINEWS.COM, Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menetapkan upah minimum kota (UMK) tahun 2020 sebesar . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Presiden Jokowi Minta DIPA 2020 Dibelanjakan Secepatnya

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada pimpinan kementerian, lembaga, dan daerah, agar secepatnya membelanjakan . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Kemenhub Serap APBN 2019 Baru Mencapai 69,30 Persen

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 baru mencapai 69,30 . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

LPS Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Suku Bunga Bank Yang Tinggi

SOKSINEWS.COM, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran suku bunga bank yang tinggi, . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Bertemu Erick Thohir, Ahok: Saya Mau Dilibatkan Disalah Satu BUMN

SOKSINEWS.COM, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk bertemu Menteri . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019