Rabu, 14 November 2018 -

 

 

Rupiah Pagi Ini Mencoba Bertahan dari Perang Dagang

Ekonomi  -  Rabu, 31 Oktober 2018, 10:42 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (9/10). Rupiah terus melemah terhadap terhadap dolar AS hingga ke posisi 15.238, atau melemah 20 poin (0,13 persen) dibandingkan Senin (8/10) sore

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD Rabu pagi ini menguat tipis.

Mata uang garuda pagi ini dibuka menguat sebesar lima poin menjadi Rp15.230 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.235/USD.

"Nilai tukar rupiah terapresiasi terhadap dolar AS, namun masih dalam tren mendatar," kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pergerakan rupiah dibayangi oleh kekhawatiran terhadap perang dagang yang masih terus berlanjut, Amerika Serikat diindikasi akan kembali mengenakan tarif impor terhadap sejumlah barang impor dari Tiongkok.

"Pergerakan rupiah diperkirakan dapat mengalami pelemahan dalam pergerakan intraday-nya. Apalagi sentimen dari dalam negeri bagi rupiah relatif minim," katanya.

Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong menambahkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini masih menjadi salah satu faktor yang membebani mata uang rupiah terapresiasi lebih tinggi terhadap dolar AS.

Di sisi lain, lanjut dia, pergerakan rupiah terhadap dolar AS juga masih dibayangi neraca transaksi berjalan yang masih mengalami defisit.

"Namun secara umum, sentimen dari dalam negeri relatif cukup kondusif sehingga stabilitas rupiah masih terjaga," katanya.[]

RupiahDolar USD

 

 

Baca Juga