Jumat, 22 November 2019

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Manfaatkan Pelemahan Dolar AS, Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 06 November 2018 09:59 WIB

Manfaatkan Pelemahan Dolar AS, Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat
Petugas kasir menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di tempat penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa (2/10). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan pada Selasa (2/10) telah menyentuh level Rp15.000 per dolar AS dan ditutup pada level Rp 15.042. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye/18

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD Selasa (6/11) pagi bergerak menguat.

Mata uang garuda pagi ini dibuka menguat sebesar 84 poin ke posisi Rp14.892 dibandingkan sebelumnya Rp14.976/USD.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (6/11), mengatakan laju Dolar AS (USD) melemah seiring dengan aksi lepas dolar oleh investor menjelang adanya pemilu tengah semester (midterm election) AS 

"Dengan kondisi tersebut, pergerakan Rupiah menguat dengan memanfaatkan pelemahan dolar AS," ujar Reza.

Reza memperkirakan pada Selasa ini Rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.983 per dolar AS hingga Rp14.969 per dolar AS.

Meski dirilisnya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dianggap di atas ekspektasi namun, tidak cukup kuat mengangkat Rupiah pada Senin (5/11) lalu.

Bahkan berbalik melemahnya laju Dolar AS setelah penguatan selama beberapa hari sebelumnya juga tidak direspon positif.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis PDB kuartal III-2018 naik 5,17 persen, di atas ekspektasi sejumlah pengamat yang memperkirakan di angka 5,14 persen. Pertumbuhan ekonomi itu dinilai tertinggi secara tahunan sejak 2014 atau di masa kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo.

Konsumsi pemerintah pada kuartal III-2018 cukup memberikan kontribusi lebih bagi pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut yang tumbuh 5,17 persen.

Meski dinilai di atas ekspektasi namun, angka tersebut jauh lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,27 persen. Oleh karena itu, pelaku pasar memanfaatkan penguatan Rupiah sebelumnya untuk kembali melemah.[]

Berita Lainnya

Kenaikan UMK Diharapkan Meningkatkan Produktivitas Pekerja

SOKSINEWS.COM, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Malang menyatakan bahwa kenaikan . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

OJK Dorong Perbankan Papua Tingkatkan Teknologi Jelang 2020

SOKSINEWS.COM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat mendorong pihak perbankan di wilayahnya untuk terus . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Kemenkeu Akan Bayar Premi Asuransi Barang Negara RP21 Miliar

SOKSINEWS.COM, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan membayarkan premi yang diperkirakan mencapai Rp21 miliar untuk tahun pertama . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Pengamat: Indonesia Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global

SOKSINEWS.COM, Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak Eddy Suratman mengatakan Indonesia mampu hadapi tantangan ekonomi . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Stagnan

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup stagnan usai bank sentral . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019