Rabu, 14 November 2018 -

 

 

Data Cadangan Devisa Indonesia Dukung Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini

Ekonomi  -  Rabu, 07 November 2018, 10:40 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (9/10). Rupiah terus melemah terhadap terhadap dolar AS hingga ke posisi 15.238, atau melemah 20 poin (0,13 persen) dibandingkan Senin (8/10) sore yang masih berada di level Rp15.218 per dolar AS. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/18

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD pada Rabu (7/11) pagi ini dibuka menguat.

Mata uang garuda pagi ini dibuka menguat sebesar 64 poin menjadi Rp14.740 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.804/USD.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova di Jakarta, Rabu (7/11) mengatakan nilai tukar rupiah kembali mengalami apresiasi didukung keyakinan pasar terhadap data cadangan devisa Indonesia.

"Pasar menanti data posisi cadangan devisa Indonesia hari ini, diproyeksikan masih cukup tinggi dan memadai menjaga stabilitas makroekonomi nasional," katanya.

Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2018 masih cukup tinggi sebesar 114,8 miliar dolar AS, meski lebih rendah dibandingkan dengan 117,9 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2018.

Rully menambahkan penguatan rupiah juga didukung oleh lelang surat utang pemerintah serta kembali m asuknya investor asing ke pasar saham domestik.

Selain itu, lanjut dia, data Indeks Penjualan Riil (IPR) September 2018 yang tumbuh 4,8 persen (yoy) mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap optimis.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan tren penjualan ritel sudah menunjukkan kenaikan yang lebih konsisten dan telah melewati titik terendahnya pada tahun 2017.

"Penjualan ritel yang dalam tren naik ini menjadi indikasi membaiknya konsumsi rumah tangga," katanya.[]
 

RupiahDolarUSDRully Nova

 

 

Baca Juga