Rabu, 14 November 2018 -

 

 

Sentimen The Fed Paksa Rupiah Dibuka Melemah Pagi Ini

Ekonomi  -  Jumat, 09 November 2018, 09:53 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas kasir menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di tempat penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa (2/10). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan pada Selasa (2/10) telah menyentuh level Rp15.000 per dolar AS dan ditutup pada level Rp 15.042. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye/18

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar USD Jumat (9/11) pagi kembali loyo.

Mata uang garuda pagi ini dibuka melemah sebesar 75 poin menjadi Rp14.555, dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.480/USD.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan pergerakan rupiah cenderung mulai tertahan terhadap dolar AS menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember.

"Menjelang pertemuan The Fed, pergerakan rupiah berbalik turun," katanya.

Ia menambahkan peluang bagi the Fed untuk kenaikan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR) secara berkala membuat pelaku pasar kembali beralih ke dolar AS.

"Pengetatan moneter di Amerika Serikat masih terus berlangsung hingga tahun mendatang," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, penguatan rupiah dalam beberapa hari terakhir ini juga turut dimanfaatkan oleh sebagian pelaku pasar untuk ambil untung.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pergerakan dolar AS masuk dalam fase konsolidasi setelah hasil pemilu sela kongres Amerika Serikat yang sudah sesuai prediksi pasar.

"Penguatan dolar AS mengindikasikan investor masih cukup berminat pada aset di Amerika Serikat," katanya.[]

RupiahDolar USDThe Fed

 

 

Baca Juga