Senin, 20 Januari 2020

 

 

Nasional Politik

Ace Hasan: Pernyataan PoLitik Genderuwo Jokowi Ingatkan Semua Pihak

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 09 November 2018 17:02 WIB

Ace Hasan: Pernyataan PoLitik Genderuwo Jokowi Ingatkan Semua Pihak
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Tubagus Ece Hasan Syadzily

SOKSINEWS.COM, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Tubagus Ece Hasan Syadzily, mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo bertujuan mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

"Pak Jokowi mengingatkan semua pihak bahwa perbedaan sikap politik itu biasa dalam negara demokrasi. Jangan sampai, karena perbedaan pilihan politik membuat kita semua menjadi terpecah-belah," kata Tubagus Ace Hasan Syadzily melalui telepon selulernya, di Jakata, Jumat.

Ace mengatakan hal itu ketika diminta tanggapannya mengenai pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut "politik genderuwo".

Menurut Ace, sebagai bangsa Indonesia maka semua pihak harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan pernyataan politik genderuwo adalah istilah simbolik yang ditunjukan kepada pihak-pihak yang selalu melontarkan pernyataan-pernyataan kebohongan, negatif, serta pandangan pesimistis tentang bangsa ini.

"Seakan-akan Indonesia menghadapi krisis ekonomi yang menakutkan dengan menyebut bahwa harga-harga di pasar mengalami kenaikan. Membuat masyarakat gelisah," katanya.

Padahal, kata dia, kalau mencermati situasi dan kondisinya Indonesia semakin membaik. Pertumbuhan ekonomi nasional positif lebih dari lima persen.

"Nilai tukar rupiah terhadap dolar saat ini sudah menguat tajam sampai Rp14.600 per dolar AS. Angka inflasi juga rendah dan terkendali," katanya.

Menurut Ace, pernyataan Presiden Joko Widodo tersebut bukan ditujukan kepada orang-perorang tapi kepada politisi secara umum yang sering melontarkan pernyataan-pernyataan provokatif serta membangun pesimisme, kegelisahan, dan ketidakpastian.[]

Berita Lainnya

Omnibus Law Keamanan Laut, Mahfud MD: Bertambah Jadi 24 UU

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan hasil pemetaan regulasi yang harus . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Korban Kejahatan Seksual Pejabat Buton Utara Dapat Bantuan Psikolog

SOKSINEWS.COM, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Pengamanan Laut

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menggelar rapat khusus terkait pengamanan wilayah . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

PPP Dukung Pansus Jiwasraya

SOKSINEWS.COM, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Arsul Sani yang juga Wakil Ketua MPR mengatakan partainya . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020

Polri: Ada 56 Pertanyaan Diajukan Penyidik Pada Novel

SOKSINEWS.COM, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Komisi Pemberantasan . . .

Nasional Selasa, 07 Januari 2020