Kamis, 17 Oktober 2019 -

 

 

Normalisasi Suku Bunga The Fed Pagi Ini Bayangi Rupiah Dibuka Melemah

Ekonomi  -  Senin, 12 November 2018, 10:14 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas kasir menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di tempat penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa (2/10). Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan pada Selasa (2/10) telah menyentuh level Rp15.000 per dolar AS dan ditutup pada level Rp 15.042. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye/18

SOKSINEWS.COM, Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) awal pekan minggu ini dibuka melemah.

Mata uang garuda, Senin (12/11) pagi, dibuka melemah sebesar 12 poin menjadi Rp14.680 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.668/USD.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan sentimen dari Amerika Serikat mengenai normalisasi kebijakan suku bunga The Fed kembali membayangi pergerakan rupiah.

"The Fed masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga ke depannya, sehingga membuat pergerakan dolar AS kembali meningkat," katanya.

Kendati demikian, menurut dia, pelemahan rupiah masih relatif terbatas di tengah sentimen dari dalam negeri masih cukup kondusif.

"Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap baik dan solid. PDB kuartal III 2018 sebesar 5,17 persen, di atas ekspektasi 5,14 persen," paparnya.

Sementara itu, Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, mata uang kuat di kawasan Asia seperti yen Jepang dan dolar Singapura yang bergerak melemah terhadap dolar AS pada pagi ini berdampak negatif bagi rupiah.

"Kemungkinan rupiah terbawa melemah mata uang itu," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, defisit transaksi berjalan kuartal ketiga 2018 yang meningkat turut menjadi salah satu faktor negatif bagi pergerakan rupiah.[]
 

RupiahDolarUSD

 

 

Baca Juga