Rabu, 19 Februari 2020

 

 

Nasional Politik

Fadli Zon Yakin Persoalan Coattil Effect Tidak Ganggu Koalisi Prabowo-Sandi

Ahmad Fiqi Purba
Senin, 12 November 2018 15:24 WIB

Fadli Zon Yakin Persoalan Coattil Effect Tidak Ganggu Koalisi Prabowo-Sandi
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon meyakini efek ekor jas atau "coattail effect" yang disinggung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, tidak akan berpengaruh pada soliditas koalisi pengusung dan pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Masalah 'coattail effect' bukan persoalan yang bisa disalurkan sedemikian rupa, ini adalah langsung dari masyarakat, kami fokus saja," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/11).

Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa partai politik yang kadernya tidak menjadi capres maupun cawapres, perolehan suaranya akan turun drastis.

Fadli mengatakan dalam kontestasi Pemilu 2019 ada dua blok yaitu pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (Pilpres), dan untuk di Pileg kemungkinan saja ada efek ekor jas.

Namun dia menilai masing-masing partai politik memiliki konstituen dengan preferensi sendiri-sendiri, misalnya parpol pendukung pemerintah, kemungkinan para konstituennya ingin mendukung Prabowo-Sandi.

"Saya yakin konstituen masing-masing partai memiliki preferensi sendiri. Misalnya partai pendukung pemerintah mungkin konstituennya ada yang ingin mendukung Prabowo-Sandi," ujarnya.

Dia mengatakan kondisi koalisi Prabowo-Sandi tidak ada masalah bahkan dalam waktu dekat, pimpinan partai politik koalisi Prabowo-Sandi dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan sebagai bagian dari komunikasi.

Menurut dia, Prabowo-Sandi sudah aktif turun ke berbagai daerah, bahkan Sandi lebih aktif turun menemui masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara pembekalan caleg Demokrat,mengatakan kontestasi pemilihan umum pada 2019, memiliki tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Saya harus mengatakan, Partai Demokrat punya peluang untuk sukses, meskipun tantangan yang kita hadapi dalam Pemilu 2019 mendatang jauh lebih berat, saya ulangi jauh lebih berat," ujar SBY, di Jakarta, Sabtu (10/11).

Menurut dia, salah satu tantangan adalah pelaksanaan Pileg dan Pilpres serentak, karena survei membuktikan partai politik yang memiliki calon presiden sangat diuntungkan, seperti PDIP dengan sosok capres Joko Widodo dan Gerindra dengan sosok Prabowo Subianto.

"Realitasnya suara kedua partai politik itu meningkat tajam, sebaliknya partai politik yang tidak punya capres dan cawapres, suaranya menurun atau anjlok," kata SBY.[]

Berita Lainnya

Peserta Ujian Seleksi CASN 2020 Lewati Pemeriksaan Ketat

SOKSINEWS.COM, Peserta ujian seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2020 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Bupati Bogor: Jangan Ada Lagi Antrean Layanan KTP Di Disdukcapil

SOKSINEWS.COM, Bupati Bogor, Ade Yasin menginstruksikan agar tak ada lagi penumpukan antrean pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

DPRD NTT Tetap Mengawasi Pemanfaatan Dana BOS

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa mengatakan, legislatif tetap mengawasi larangan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Wali Kota Palu Minta Kejaksaan Bantu Awasi Proyek Pembangunan Kota

SOKSINEWS.COM, Wali Kota Palu Hidayat meminta kejaksaan setempat ikut mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di ibukota Provinsi . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Ditangkap

SOKSINEWS.COM, Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap Yunus (27) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, pelaku pencabulan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020