Selasa, 21 Mei 2019 -

 

 

Polda Metro Terima Laporan Korban Penipuan Lowongan Kerja PT KAI

Nasional  -  Rabu, 14 November 2018, 09:08 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kanan) menunjukkan berkas perkara milik tersangka penyebar berita bohong Ratna Sarumpaet, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/11/2018). Polda Metro Jaya melimpahkan berkas tahap pertama milik tersangka penyebar berita bohong Ratna Sarumpaet yang di dalamnya terdapat 32 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta lampiran 63 barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

SOKSINEWS.COM, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban penipuan informasi lowongan kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Sudah ada satu laporan yang masuk," Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (14/11).

Argo mengungkapkan laporan polisi dugaan penipuan itu mewakili 80 orang yang menjadi korban dengan mengatasnamakan Dwi LH.

Sebelumya, Argo mempersilahkan korban penipuan informasi lowongan pegawai PT KAI untuk melapor agar bisa ditindaklanjuti.

Argo mendorong PT KAI maupun korban yang dirugikan membuat laporan kemudian polisi akan memproses hukum dan menangkap pelakunya.

Diketahui, sebanyak 128 orang korban berita bohong atau hoaks terkait lowongan pekerjaan pada PT KAI, terlantar di Stasiun Besar Gambir Jakarta Pusat, Minggu (11/11) malam.

Berdasarkan keterangan dari akun media sosial (twitter) "@keretaapikita" yang dipantau di Jakarta, Senin (12/11) dinihari, 128 orang tersebut dijanjikan akan menjadi pegawai KAI setelah menyerahkan sejumlah uang kepada seorang oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Mereka dijanjikan akan diberangkatkan ke Yogyakarta menggunakan tiket palsu untuk tes," tulis akun tersebut dalam cuitannya.

Tangkapan layar menunjukkan tiket elektronik palsu Jakarta-Yogyakarta sebanyak 128 orang menjadi korban berita bohong usai dijanjikan akan menjadi pegawai KAI setelah menyerahkan sejumlah uang kepada seorang oknum yang tidak bertanggung jawab dan mereka dijanjikan akan diberangkatkan ke Yogyakarta menggunakan tiket palsu untuk tes.

Atas kejadian ini, KAI mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan kemudahan menjadi pegawai KAI.

"Lapor dan tanyakan jika ada yang mencurigakan kepada kami melalu Contact Center KAI di 021-121 atau email di cs@kai.id," tulis akun tersebut.

Sementara itu, KAI menegaskan tidak memungut biaya satu rupiah pun selama proses perekrutan berlangsung dan menegaskan tidak melakukan kerja sama dengan biro perjalanan mana pun selama proses perekrutan berlangsung.[]

Polda Metro JayaKombes Pol Argo YuwonoPT KAI

 

 

Baca Juga