Minggu, 18 Agustus 2019 -

 

 

Pertamina Jamin Pasokan BBM di Riau Aman Hingga Akhir 2018

Ekonomi  -  Kamis, 15 November 2018, 11:40 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas mengisi bahan bakar minyak ke dalam truk pengangkut di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Palu, di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10). Pertamina mengerahkan pesawat Air Tractor dari Tarakan untuk mengangkut 4.000 BBM liter ke Palu guna menyokong bantuan operasional pemulihan pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye/18

SOKSINEWS.COM, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium penugasan di Riau aman sampai dengan akhir 2018.

"Realisasi penyaluran premium sampai dengan Oktober 2018 mencapai sekitar 497 juta liter. Volume tersebut setara dengan sekitar 80 persen total alokasi kuota hingga akhir 2018," kata Branch Marketing Manager Pertamina Riau-Sumatera Barat Aribawa melalui rilis kepada antara di Pekanbaru, Kamis.

Aribawa mengatakan dengan kondisi tersebut, Pertamina memastikan pasokan premium penugasan untuk wilayah Riau sangat aman hingga akhir tahun.

Menurut dia, sisa kuota yang ada sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan premium termasuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pada saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

"Kami memastikan kuota premium cukup sampai dengan akhir tahun dan Pertamina memastikan pasokan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Aribawa.

Meski demikian sambung dia, Pertamina tetap mengimbau konsumen dengan kendaraan pribadi yang tergolong mewah untuk menggunakan bahan bakar yang memenuhi tuntutan spesifikasi kendaraannya.

Artinya premium bersubsidi adalah hak masyarakat yang kurang mampu."Sedangkan kendaraan pribadi yang tergolong mewah diimbau untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi sesuai dengan spesifikasi mobil," harap Aribawa.

Dia menambahkan sejauh ini realisasi pasokan Solar bersubsidi hingga Oktober telah mencapai sekitar 602 juta liter atau setara dengan 89% terhadap total kuota hingga akhir tahun.

Dengan realisasi tersebut berarti sisa kuota Solar bersubsidi di Riau adalah sekitar 11% dari total kuota tahun 2018.

Dia mengingatkan Solar bersubsidi telah jelas peruntukannya sebagaimana tertuang di dalam Perpres 191 tahun 2014. Dengan demikian, hal yang sangat penting untuk dipahami bersama adalah bagaimana kuota Solar bersubsidi tersebut bisa tepat sasaran sehingga cukup memenuhi kebutuhan riil masyarakat.

Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses pelayanan di SPBU, diminta untuk melaporkan kepada Pertamina Contact Center 1 500 000 atau pcc@pertamina.com untuk ditindaklanjuti.

Pertamina sangat terbuka dengan masukan, laporan, dan saran yang disampaikan masyarakat, katanya.
 

PT PertaminaMOR IRiauBBM

 

 

Baca Juga