Jumat, 18 Oktober 2019 -

 

 

Wapres JK Terima Kunjungan Direktur UN Global Campact Lise Kingo

Nasional  -  Jumat, 16 November 2018, 12:53 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima Direktur Eksekutif Global Compact Persatuan Bangsa-bangsa (UN Global Compact) Lise Kingo di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (16/11/2018). (ANTARA/Fransiska Ninditya)

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima Direktur Eksekutif Global Compact Persatuan Bangsa Bangsa (UN Global Compact) Lise Kingo, di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (16/11).

Dalam pertemuan tersebut, Lise menyampaikan maksudnya kepada Wapres Kalla untuk menggaet sejumlah perusahaan lokal di Indonesia supaya turut bergabung dalam Pakta Global Compact PBB tersebut.

"Saya senang bisa bertemu Wapres JK hari ini, untuk menjelaskan kepada beliau tentang UN Global Compact yang merupakan lembaga inisiator di bidang bisnis berkelanjutan terbesar di dunia," kata Lise, usai menemui Wapres JK, di Istana Wapres.

Lise menjelaskan lembaganya tersebut merupakan pakta PBB tidak mengikat yang berfungsi menggerakkan bisnis perekonomian di seluruh dunia, untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

"Jadi, kami menggerakkan bisnis perekonomian di seluruh dunia, untuk menciptakan agar tujuan pembangunan dunia dapat berjalan selaras dengan jaringan bisnis lokal," katanya lagi.

Selama beberapa hari terakhir di Indonesia, Lise telah menghadiri Festival Filantropi Indonesia di JCC Senayan, bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, serta berdiskusi dengan sejumlah mahasiswa terkait perkembangan bisnis di Indonesia.

"Saya sudah melihat bagaimana di Indonesia, agenda tujuan pembangunan berkelanjutan itu telah berjalan, dan bagaimana mitra kami bekerja dan berpartisipasi dalam mewujudkan tujuan-tujuan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Indonesia Global Network yang merupakan lembaga mitra UN Compact Global, YW Junardy mengatakan kegiatan lembaga internasional PBB tersebut bertujuan untuk memasarkan 10 prinsip "global compact".

"Kami menggalang kegiatan dari swasta, bisnis, NGO dan universitas dalam rangka memasarkan dan mengarusutamakan prinsip 'global compact' menyangkut hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan dan antikorupsi," kata Junardy.[]

Wapres Jusuf KallaUN Global CompactLiso kingo

 

 

Baca Juga