Senin, 03 Agustus 2020

 

 

Nasional

Komnas HAM Siap Beri Masukan Rekam Jejak Calon KSAD Baru

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 16 November 2018 14:04 WIB

Komnas HAM Siap Beri Masukan Rekam Jejak Calon KSAD Baru
Ilustrasi Komnas HAM. Foto: Istimewa

SOKSINEWS.COM, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyambut baik langkah Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan yang meminta agar pihaknya ikut memberikan masukan terkait nama-nama pengganti calon KSAD kepada Presiden.

"Kami akan mengirim surat kepada Presiden Jokowi terkait rekam jejak calon KSAD baru yang memiliki komitmen dalam prinsip-prinsip HAM," kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam saat menerima audiensi Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (16/11).

Menurut dia, permintaan itu menjadi tradisi yang cukup baik bagi pemerintah, terutama untuk meminta masukan calon pejabat publik.

"Kami menyambut baik masukan ini. Kami berharap jabatan-jabatan lain, tidak hanya KSAD, bisa juga misalkan calon Bareskrim, dan lain-lain kami bisa dimintai pendapat," kata Anam.

Komnas HAM selama ini sebenarnya bisa dimintai pendapat terkait dengan latar belakang atau sosok yang akan menempati jabatan strategis, khususnya pendapat apakah seseorang itu pernah terlibat atau berpotensi ikut dalam upaya pelanggaran HAM di Indonesia.

"Kami bisa dimintai pendapat terkait background HAM. Jika dilakukan, ini akan menjadi tradisi yang baik untuk menghormati pasal-pasal HAM. Semua dilakukan untuk menengok latar belakang HAM seseorang," katanya.

Jika tradisi ini bisa dijalankan dengan baik, dirinya mengingatkan kepada calon-calon pemimpin di masing-masing institusi, baik itu di lingkungan TNI maupun Kepolisian untuk terus belajar dan bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip HAM.

"Ke depan, bagi siapa pun juga yang ingin berkarier secara struktural, mulailah belajar HAM dan bekerja berdasarkan prinsip-prinsip HAM," tuturnya.

Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan meminta Komnas HAM untuk memberikan pertimbangan rekam jejak HAM calon KSAD kepada Presiden Joko Widodo.

"Dengan demikian, KSAD yang terpilih nantinya memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung agenda-agenda penyelesaian kasus pelanggaran HAM dan agenda reformasi TNI," kata Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf saat melakukan audiensi dengan Komisioner Komnas HAM, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat.

KSAD Jenderal TNI Mulyono akan memasuki masa pensiun pada Januari 2019. Presiden selaku otoritas akan segera menyiapkan calon KSAD baru.

Koalisi Masyarakat Sipil memandang proses pergantian KSAD sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan memiliki wewenang menentukan dan memilih calon KSAD yang baru.

"Dalam organisasi TNI, pergantian KSAD tentu harus dapat berkontribusi bagi pembangunan kekuatan dan soliditas di dalam tubuh TNI. Karena itu dibutuhkan KSAD baru yang solid dan sejalan dengan visi dan misi Panglima TNI dan Presiden," katanya.[]

Berita Lainnya

Kader SOKSI Diminta Aktif Kampanyekan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

SOKSINEWS.COM, Dalam mendukung upaya pencegahan penularan COVID-19, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta . . .

Nasional Jumat, 31 Juli 2020

Wagub DKI Yakin Kehadiran SOKSI Akan Terus Membawa Manfaat bagi Masyarakat

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria hadiri tasyakuran Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi . . .

Nasional Jumat, 31 Juli 2020

Kurban Idul Adha, Bentuk Rasa Syukur SOKSI Atas Suksesnya Munas XI

SOKSINEWS.COM, Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (DEPINAS SOKSI), menggelar tasyakuran atas . . .

Nasional Jumat, 31 Juli 2020

Ketum DEPINAS SOKSI Ahmadi Noor Supit Komitmen Menangkan Golkar di Pemilu 2024

SOKSINEWS.COM, Ahmadi Noor Supit terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia . . .

Nasional Rabu, 29 Juli 2020

Bupati Bogor Kecam Pemuda Yang Pukul Petugas PSBB

SOKSINEWS.COM, Bupati Bogor Ade Yasin mengecam perilaku pemuda berinisial MS (22) pengendara motor yang memukul petugas Pembatasan . . .

Nasional Minggu, 10 Mei 2020