Minggu, 16 Juni 2019 -

 

 

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah Dipicu Aksi Ambil Untung

Ekonomi  -  Senin, 19 November 2018, 11:09 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (9/10). Rupiah terus melemah terhadap terhadap dolar AS hingga ke posisi 15.238, atau melemah 20 poin (0,13 persen) dibandingkan Senin (8/10) sore yang masih berada di level Rp15.218 per dolar AS. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/18

SOKSINEWS.COM, Laju penguatan nilai tukar (kurs) rupiah tertahan aksi ambil untung sebagian pelaku pasar, sehingga Senin  (19/11) pagi rupiah bergerak melemah tipis sebesar lima poin ke posisi Rp14.600 dibandingkan sebelumnya Rp14.595/usd.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin, mengatakan laju rupiah sedikit tertahan setelah pergerakannya cenderung menguat pada pekan lalu.

"Pelemahan rupiah relatif wajar, sebagian pelaku pasar mengambil posisi ambil untung," katanya.

Kendati demikian, menurut dia, pelemahan rupiah cenderung terbatas mengingat banyak sentimen positif dari dalam negeri, di antaranya kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi enam persen, yang bertujuan untuk menyelamatkan defisit transaksi berjalan.

Selain itu, kata dia, peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 oleh Pemerintah yang antara lain berisi perluasan industri yang mendapatkan fasilitas "tax holiday" turut menjadi sentimen positif bagi rupiah.

"Pelaku pasar akan merespon positif kebijakan itu karena nantinya diasumsikan dapat mendorong sejumlah industri berkembang, yang pada akhirnya dapat meningkatkan investasi dan perolehan pajak sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," katanya.

Ia memproyeksikan, kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.595-Rp14.615 per dolar AS. Diharapkan kembali bergerak ke area positif seiring masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.
 

RupiahDolar USD

 

 

Baca Juga