Senin, 10 Desember 2018 -

 

 

Jasad George HW Bush Disemayamkan Tiga Hari di Capitol

Internasional  -  Selasa, 04 Desember 2018, 09:41 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Jasad mantan Presiden Amerika Serikat, George HW Bush, tiba di Washington untuk disemayamkan di Gedung Capitol selama tiga hari sejak Senin (3/12). (Reuters/Eric Thayer)

SOKSINEWS.COM, Jasad mantan Presiden Amerika Serikat George H.W. Bush tiba di Washington untuk disemayamkan di kompleks kantor Kongres, Gedung Capitol, selama tiga hari sejak Senin (3/12).

Dengan tangan di dada, para anggota kabinet Bush, pembuat UU dan Mahmakah Agung memberikan hormat kepada presiden ke-41 itu ketika peti mati yang ditutupi bendera memasuki ruang Rotunda Capitol.

Keluarga Bush, yang yang dipimpin puteranya dan mantan presiden George W. Bush, menyertai jasad kepala keluarga itu yang dibawa pesawat kepresidenan Air Force One dari Texas menuju Pangkalan Gabungan Andrews di luar Washington, dan kemudian melintasi Pennsylvania Avenue menuju Capitol.

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, pejabat pertama yang memberi sambutan di Rotunda, melukiskan George H.W. Bush sebagai pelayan rendah hati dan pemimpin yang mempunyai prinsip.

"Dia membuat kita terbang tinggi dan menantang kami untuk terbang lebih tinggi lagi, dan ia melakukannya dengan kebaikan hati dan kesopanan dan akan mengejutkan orang ketika bertindak tegas dan merampungkan sesuai ia harapkan," kata McConnel dilansir Reuters.

Jasad mantan presiden dari Partai Republik itu akan disemayamkan di ruang Rotunda hingga Rabu, ketika upacara pemakaman kenegaraan dijadwalkan di Katedral Nasional Washington.

Para pelayat mulai berbaris di Capitol memberikan penghormatan terakhir kepada Bush, yang wafat di kediamannya di Houston pada Jumat malam dalam usia 94 tahun, tujuh bulan setelah kematian istrinya Barbara.

Setelah upacara di Washington, upacara akan diadakan di Houston pada Kamis, disusul oleh pemakaman di Perpustakaan Kepresidenan Bush di College Station, Texas.

Bush telah menjadi wakil presiden dua kali ketika Ronald Reagan dari Partai Republik sebagai presiden sebelum ia terpilih menjadi presiden tahun 1989 hingga 1993, saat Perang Dingin berakhir dan juga tentara Presiden Irak Saddam Hussein dikalahkan AS dalam Perang Teluk tahun 1991.

Ia gagal menjadi presiden untuk kedua kali setelah tidak memenuhi janjinya tak akan ada pajak baru diberlakukan.

Presiden Donald Trump telah memerintahkan pemerintah federal tutup pada Rabu dan dua bursa saham the New York Exchange dan Nasdaq akan tutup untuk memenuhi permintaannya.[]
 

InternasionalPresiden Amerika SerikatGeorge HW BushWashington

 

 

Baca Juga