Jumat, 19 Juli 2019 -

 

 

Jokowi Dijadwalkan Hadiri Rakerda Pemenangan Aceh

Nasional  -  Kamis, 13 Desember 2018, 09:30 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo memberikan arahan dalam acara deklarasi dukungan Baraya Jokowi - Ma'ruf Kabupaten Bogor (Barjab) di kawasan Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018). Deklarasi Barjab sebagai bentuk dukungan dan konsolidasi pemenangan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019 dihadari sekitar 15.000 relawan dari berbagai kalangan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wpa.

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyampaikan calon Presiden (Capres) Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemenangan di Aceh.

"Rakerda dijadwalkan berlangsung di Banda Aceh, Jumat (14/12) ini. Rakerda dijadwalkan dihadiri Jokowi dan Ketua TKN Erick Thohir," Abdul Kadir Karding, di Banda Aceh, Rabu (12/12).

Abdul Kadir Karding menyebutkan rakerda akan diikuti ribuan relawan, calon anggota legislatif dari partai politik pengusung dan pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari seluruh Provinsi Aceh.

Rapat kerja daerah tersebut, lanjut dia, juga merupakan konsolidasi tim pemenangan di Provinsi Aceh. Apalagi, Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh menargetkan kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 70 persen.

Ia mengatakan, dalam rapat kerja tersebut nantinya akan dibahas strategi-strategi kampanye, seperti kampanye melalui media sosial di dunia maya maupun kampanye berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Saat ini terjadi perubahan cara kampanye. Kalau dulu bagaimana mengumpulkan massa sebanyaknya, tetapi kini itu tidak efektif lagi. Pola kampanye kini menggunakan media sosial dan dari pintu ke pintu," katanya.

Abdul Kadir mengakui, Capres nomor urut 01 tersebut dihadapkan dengan berita hoaks. Berita-berita bohong tersebut harus diluruskan para pendukung, tim pemenangan, dan lainnya.

"Dalam rapat kerja di Aceh ini juga dibahas bagaimana membangun narasi positif terhadap Jokowi, sehingga berita-berita bohong yang beredar bisa diantisipasi," ujarnya.[]

Joko WidodoTKNAbdul Kadir Karding

 

 

Baca Juga