Senin, 25 Maret 2019 -

 

 

Tak Persoalkan Kotak Suara Karton, Hasto: Itu Karena Aspek Biaya

Nasional  -  Senin, 17 Desember 2018, 11:14 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kedua kanan) disaksikan Pimpinan KPK Agus Rahardjo (kanan), Basaria Panjaitan (kedua kiri), Alexander Marwata (kiri) dan Saut Situmorang (tengah) menandatangani komitmen integritas parpol di Jakarta, Selasa (4/12/2018). Memperingati Hari Anti Korupsi Dunia (Hakordia) KPK mengajak 16 parpol peserta Pemilu 2019 menandatangani komitmen untuk mewujudkan sistem integritas partai politik di Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

SOKSINEWS.COM, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak mempersoalkan kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan menggunakan kotak suara berbahan karton pada Pemilu 2019.

"Itu karena aspek biaya, dulu kami juga menolak yang sama, tetapi akhirnya kami melihat hal-hal tersebut," ujar Hasto Kristiyanto usai konsolidasi dengan kader partai PDI Perjuangan di Asahan, Minggu (16/12).

Meski begitu, ia menekankan pentingnya pengawasan saat pengambilan suara di setiap TPS dan dokumen C1 sebagai bukti hukum yang harus dicermati. Selain itu, rekapitulasi penggunaan kartu suara harus diawasi bersama.

Pihaknya mendukung setiap upaya meningkatkan pemilu yang adil dengan mengedepankan seluruh penyelenggara yang bertanggung jawab.

"Kita punya komitmen untuk membangun sistem demokrasi yang baik. KPU netral, Bawaslu netral," tutur Hasto.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman meyakini kotak suara berbahan karton yang kedap air tetap aman digunakan karena sudah empat kali digunakan saat Pemilu dan semua dengan lancar.

"Kotak suara berbahan karton kedap air bukan hal baru tapi sudah dilakukan di Pemilu 2014, Pilkada 2015, Pilkada 2017 dan di 2018," katanya.

Dia mengatakan relatif tidak ada laporan Pemilu terganggu karena menggunakan karton kedap air.

PDI PerjuanganHasto KristiyantoKPUKotak SuaraKartonPemilu 2019

 

 

Baca Juga