Senin, 18 Maret 2019 -

 

 

Stok Pangan Jelang Natal Aman, Kadis Ketahanan Pangan NTT: Masyakarat Jangan Khawatir

Ekonomi  -  Senin, 17 Desember 2018, 13:08 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi. Foto: ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yovita Anike Mitak mengimbau masyarakat tidak khawatir terjadi kekurangan pangan pada perayaan Natal 2018 karena ketersediaan kebutuhan pokok cukup dan aman.

"Semuanya tersedia sehigga tidak terjadi kekurangan pangan dalam perayaan Natal 2018 ini," kata Yovita Anike Mitak kepada wartawan usai melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang, Senin (17/12).

Menurut dia, pemantauan dilakukan Pemerintah Provinsi NTT bersama Kementerin Pertanian untuk memantau stok pangan. Permintaan pangan seperti daging ayam potong, telur, tepung terigu maupun gula, daging sapi serta beras, meningkat untuk memenuhi kebutuhan perayaan Natal Hasil pemantauan di sejumlah pasar moderen di Kota Kupang menunjukkan stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan empat bulan ke depan dengan harga Rp11.000 per kg untuk jenis beras premium.

Kendati demikian, menurut Niken, beberapa komoditas yang dibutuhkan masyarakat menjelang Natal seperti tepung terigu, telur, harganya mengalami kenaikan.

Ia mengatakan harga tepung terigu dari Rp8.500 per kg naik menjadi Rp10.000 per kg. Demikian juga dengan harga telur dari sebelumnya hanya Rp45.000 per papan naik Rp60.000 per papan.

Sedangkan harga ayam potong dari Rp45.000 per ekor mengalami kenaikan yang cukup signifikan Rp60.000 per ekor.

Pemerintah, lanjutnya, terus memantau secara khusus ketersediaan stok ayam potong yang mulai terbatas di tingkat pedagang.

"Kami akan melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan di tingkat distributor ayam potong," tegasya.

Mantan Dirut RSUD Prof Dr WZ Johanis Kupang ini mengatakan harga ayam kampung masih stabil karena ketersediaan stok ayam kampung masih memadai.

Ia juga menjelaskan untuk harga komoditas bawang merah, bawang putih, cabai merah dan tomat masih stabil karena stok masih banyak di tingkat petani.

"Untuk beberapa komoditas itu stoknya masih cukup banyak di tingkat petani. Hasil panen bawang dan cabai di tingkat petani NTT masih melimpah sehingga harga tidak mengalami kenaikan," ujar Niken.[]

NatalNusa Tenggara TimurYovita Anike Mitak

 

 

Baca Juga