Minggu, 19 Mei 2019 -

 

 

Menperin Lantik Ali Murtopo Simbolon Sebagai Kepala Balai besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

Humaniora  -  Kamis, 14 Maret 2019, 18:21 WIB
Penulis. Sunardi Panjaitan

Menteri Perindustrian melantik Ali Murtopo Simbolon Sebagai Kepala Balai besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

SOKSINEWS.COM, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melantik Sembilan pejabat setingkat eselon II di Lingkungan Kementerian Perindustrian. Salah satunya Ali Murtopo Simbolon yang ditunjuk sebagai Kepala Balai besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri.

Ali Murtopo Simbolon merupakan salah satu alumnus SMA Matauli, Sibolga, Sumatera Utara. Sebelumnya Ali Murtopo menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Program Pengembangan Industri Logam, Kementerian Perindustrian.

Airlangga Hartarto dalam arahannya meminta agar pejabat yang baru dilantik ikut berkontribusi menciptakan iklim usaha yang kondusif. Hal ini agar dapat memacu industri nasional agar lebih tangguh dan berdaya saing global terutama untuk mengimplementasikan peta jalan Making Indonesia 4.0 dalam menyongsong industri keempat.

“Kami menginginkan peran serta saudara-saudara untuk memberikan kontribusi terbaiknya dalam mewujudkan penerapan Making Indonesia 4.0 supaya berjalan dengan sukses. Kami sangat berharap kehadiran saudara sekalian sebagai pimpinan di lingkungan Kemenperin agar dapat mendorong efektivitas dan kemajuan industri sehingga industri Indonesia dapat bersaing di pasar global,” kata Menperin dikutip dari laman Kemenperin, Kamis (14/3).

Airlangga menegaskan, perlunya akselerasi secara maksimal beberapa program kerja utama Kemenperin, antara lain penguatan pendidikan vokasi melalui konsep dual system, pembangunan Politeknik dan Akademi Komunitas di kawasan industri, program Link and Match antara SMK dengan industri, Diklat 3 in 1, Sertifikat Kompetensi Tenaga Kerja Industri, serta Pengembangan SDM Industri 4.0.

Kemudian, pengembangan kawasan dan sentra industri. Pada periode 2015-2018, Pemerintah telah berhasil mengembangkan 13 kawasan industri baru di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, serta 22 Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) di 22 Kota dan Kabupaten di luar Pulau Jawa.

Selanjutnya, pengembangan wirausaha baru, dengan target lahirnya 5.000 wirausaha baru di 2019 melalui program e-Smart IKM dan program Satripreneur yang menjangkau hingga 20 pondok pesantren. Selanjutnya, Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), super tax deduction untuk investasi pada pendidikan vokasi dan inovasi, serta pengembangan ‘mobil pak tani’ Alat Mekanis Multi Guna Pedesaan (AMMDes) untuk mendorong pengembangan industri komponen kendaraan.

“Oleh karena itu, kami mengharapkan kontribusi dan kerja sama Saudara-Saudara sekalian demi tercapainya program prioritas sehingga tercapai tujuan dan sasaran Kemenperin,” tegasnya.

Selain Ali Murtopo Simbolon, pejabat lainnya yang dilantik adalah R Hendro Marnoto sebagai Kepala Pusat Peningkatan Penguatan Produk Dalam Negeri, Yulia Astuti menjadi Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Jonni Afrizon sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri, M Arifin menjadi Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri, serta Dini Hanggandari sebagai Direktur Industri Logam. Wawas Swathatafrijiah dilantik menjadi Inspektur IV, dan Iken Retnowulan sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Agro.[]

 

 

Baca Juga