Minggu, 16 Juni 2019 -

 

 

Bupati: Kehadiran Bendungan Rotiklot Sangat Bermanfaat Bagi Masyarakat

Nasional  -  Senin, 20 Mei 2019, 09:02 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Suasana bendungan Rotiklot yang selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Atambua, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5/2019). Bendungan Rotiklot dengan manfaat penyediaan air untuk lahan sawah seluas 139 hektare dan 500 hektare untuk palawija serta sebagai pengendalian banjir sekaligus mensuplai air baku untuk masyarakat di sekitar Pelabuhan Atapupu, menurut rencana akan diresmikan oleh Presiden Jokowi Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada (20/5). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

SOKSINEWS.COM, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan pembangunan bendungan Rotiklot di kabupaten perbatasan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya untuk lahan pertanian.

"Kehadiran bendungan yang akan diresmikan oleh Presiden RI hari ini tentunya sangat memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di kabupaten ini terutama di tiga desa yang berdekatan dengan bendungan itu," kata Bupati Belu, Willy Lay di Atambua, Kabupaten Belu, Senin (20/5).

Keberadaan bendungan itu sendiri, tambahnya untuk membantu menyediakan air bagi irigasi untuk persawahan serta mampu mengairi kawasan yang ditanami palawija.

Oleh karena itu, ujar dia kawasan Rotiklot dipastikan akan menjadi kawasan potensial yang dapat dikembangkan dengan baik.

"Daerah Rotiklot akan menjadi daerah potensial karena selama ini warga sekitar sudah memiliki lahan sawah namun hanya sawah tadah hujan," sebutnya.

Oleh sebab itu, menurut dia dengan kehadiran bendungan ini masyarakat dapat memanfaatkan lahan pertanian dengan optimal karena persedian air irigasi sudah ada.

"Kami dorong masyarakat untuk menangkap peluang yang ada ini untuk meningkat kehidupan perekonomian mereka," kata dia.

Terkait pemanfaatan kawasan itu menjadi kawasan wisata baru, Bupati Willy mengaku akan segera memanfaatkan hal tersebut.

"Ya kita akan segera buat segala sesuatu yang diperlukan agar kawasan ini menjadi kawasan wisata baru, mengingat potensinya sangat bagus untuk wisata," ujar dia.

Ia juga mengemukakan bahwa Pemkab Belu tetap mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat terkait infrastruktur di Kabupaten Belu seperti infrastruktur jalan, sarana pendidikan dan kesehatan.

Sebab masih banyak desa di daerah itu yang masih mengalami kekurangan akan kebutuhan air bersih serta air untuk pengembangan kawasan pertanian.

 

 

Baca Juga