Minggu, 25 Agustus 2019 -

 

 

62 Napi Lapas Narkotika Langkat Masih Buron

Nasional  -  Senin, 20 Mei 2019, 09:07 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petugas Lapas Narkotika Kelas III Langkat berada di salah satu ruangan yang rusak pascakerusuhan, di Langkat, Sumatera Utara, Jumat (17/5/2019). Akibat kerusuhan tersebut sejumlah ruangan rusak, tiga mobil dan 13 sepeda motor petugas hangus terbakar, 154 narapidana melarikan diri, 103 diantaranya berhasil ditangkap dan menyerahkan diri. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/nz

SOKSINEWS.COM, Sebanyak 62 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai, Kabupaten Langkat, yang melarikan diri pada saat peristiwa pembakaran lembaga pemasyarakatan tersebut, Kamis (16/5), hingga kini masih buron.

"Petugas masih terus melakukan pencarian terhadap para narapidana yang melarikan diri," kata Kepala Sub Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Langkat AKP Arnold Hasibuan, di Stabat, Minggu (19/5).

Arnold Hasibuan mengungkapkan hasil pengecekan terakhir yang dilakukan ternyata jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai sebanyak 170 orang.

Hingga saat ini yang berhasil ditangkap ataupun menyerahkan diri kembali sebanyak 108 orang sedangkan yang belum ditangkap atau masih melarikan diri sebanyak 62 orang, katanya.

Para napi yang belum tertangkap itu masing-masing adalah Zulkifli Zebua bin Sanil Arifin, Ferry Pratama Silitonga, Syawaluddin bin Anuar Wasyak, Taufik Wahyudi Ginting bin Miaman, Khairul Anwar bin Ahdat, Eriyan bin M Nasir, Iwan Taufik bin Baharuddin, Daviv Saragih bin Jefri Ari Saragih, Suriadi Ginting bin Suratman Ginting.

Selanjutnya Dedi Istianda bin Suardi, Muhd Zailan Nasution bin Saud Nasution, Chairul Azhari Pulungan bin Ahmad Damuri, Eko Prasetyo bin Binasar, Ucok Siregar bin Sugimun, Abdul Rahman Pulungan bin Umar, Andri Prabudi, Roni J Tampubolon bin Joni Tampubolon, Irwansyah bin Legiman, Daniel Gurusinga bin Padi Gurusinga, Rahmad Hidayat bin Samsir Nasution, Khairul Anwar bin Ahdat, Jamal Basri bin Abu Bakar, Amiruddin bin Mukhtar.

Kemudian Muhammad Rizky bin Muslim, Ali bin Salim, Syawalul Bahri bin Misrah, Novriansyah bin Sunardiman, Azmar, Sulaiman bin Usman, Sulaiman Saat bin Saat, Riski Gunawan bin Rono, Burhanuddin bin Rafi, Taufik Wahyudi Ginting bin Arhum Laman Ginting, Alfansyah bin Alamsyah, Sofwan Arqam, Fahmi Lubis bin Ridwan Lubis, Syafrizal bin Johan, Doni Atmaja, Syahril bin Arani, Hendra Sinaga bin ganti Sinaga.

Juga Zulkifli Sinaga bin Rizaman Sinaga, Ibrahim bin M Saleh, Eri Afrida, Abdul Halid bin Rasian, Supriadi bin Mukmin, Agus Tono, Ali Amrin Hasibuan bin Addin Hasibuan, Andri Prabudi, Sarman Syahputra bin Ibrahim, Muhammad Rizki Lubis bin Mhd Tayib, Muhammad Rizky Siregar, Muhammad Isa Daulay, Muhammad Bani bin M Tamin, Zetliandari Nasution bin Aswan Nasution, Rudianto bin Alinafiah, Fadli bin Sugianto, Saprizal saragih bin Zumakir Saragih, Rimpal Falestin bin M Yasim Mahmud, Azmar, Sudirman bin Ismail dan Octo Prabudi bin Putra.[]

 

 

Baca Juga