Jumat, 22 November 2019

 

 

Ekonomi

Muhammadiyah: Kekuatan Ekonomi Modal Penting Wujudkan Kemandirian Bangsa

Ahmad Fiqi Purba
Kamis, 23 Mei 2019 13:24 WIB

Muhammadiyah: Kekuatan Ekonomi Modal Penting Wujudkan Kemandirian Bangsa
Ilustrasi

SOKSINEWS.COM, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Damami Zain berpendapat kekuatan ekonomi menjadi modal penting terwujudnya kemandirian bangsa dalam melaksanakan pembangunan dan membangun peradaban.

"Dengan kekuatan ekonomi yang dimiliki maka kemandirian akan terwujud, kemandirian adalah salah satu modal penting bagi sebuah bangsa dalam melaksanakan pembangunan dan juga membangun peradabannya," kata anggota Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam keterangan tertulis di Magelang, Kamis (23/5).

Ia mengatakan hal itu saat menjadi pemateri dalam Pengajian Ramadhan 1440 Hijriah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang di kampus  Universitas Muhammadiyah Magelang Jalan Mayjend Bambang Soegeng Kilometer 5 Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ia mengemukakan kesadaran tentang pentingnya membangun kekuatan ekonomi perlu ditanamkan secara terus menerus kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ketika kemandirian mampu diwujudkan secara merata, katanya, akan muncul kewibawaan masyarakat dan bangsa.

"Tidak akan mudah terpengaruh serta dipengaruhi oleh kekuatan kelompok masyarakat lainnya yang dapat mengancam keutuhan serta jati diri kehidupan bangsa," ujar dia.

Dari aspek sejarah, katanya, Islam sejak awal mengajarkan tentang pentingnya membangun budaya dan tradisi berdagang sebagai upaya membangun kekuatan ekonomi.

Dalam kehidupan sehari–hari, katanya, masyarakat Suku Quraisy waktu itu, termasuk kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak kecil, sudah terbiasa dengan berdagang.

"Nabi Muhammad SAW sering diajak oleh Abu Thalib untuk ikut berdagang sampai Negeri Syam (Suriah) waktu itu. Dari proses yang dijalani itu, Muhammad akhirnya dikenal sebagai pedagang yang memiliki keuletan sekaligus juga menjunjung tinggi kejujuran," katanya.

Damami Zain mengajak umat untuk mengenalkan tradisi dan budaya berdagang sekaligus penanaman kejujuran dalam berwirausaha, kepada generasi muda.

Ia mengharapkan pada masa mendatang muncul banyak saudagar muda yang sukses, sekaligus memiliki akhlak yang baik dalam aktivitas perdagangan.

Ketika semakin banyak orang yang memiliki kemandirian ekonomi karena memiliki kekayaan dan harta yang berlebih, katanya, akan semakin banyak pula orang yang mampu berbagi.

"Semakin banyak pula kelompok masyarakat yang mampu dibantu dan akhirnya akan mampu mengurangi tingkat kemiskinan," katanya.

Hadir dalam pengajian tersebut, antara lain Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto, Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang Eko Muh Widodo, dan Ketua PD Muhammadiyah Jumari beserta jajarannya.

Selain itu, perwakilan Kodim 0705/Magelang, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Magelang, unsur Forkopimcam Mertoyudan, pimpinan majelis/lembaga Muhammadiyah, Organisasi Otonom Muhammadiyah, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Magelang. []

Berita Lainnya

Kenaikan UMK Diharapkan Meningkatkan Produktivitas Pekerja

SOKSINEWS.COM, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Malang menyatakan bahwa kenaikan . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

OJK Dorong Perbankan Papua Tingkatkan Teknologi Jelang 2020

SOKSINEWS.COM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat mendorong pihak perbankan di wilayahnya untuk terus . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Kemenkeu Akan Bayar Premi Asuransi Barang Negara RP21 Miliar

SOKSINEWS.COM, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan membayarkan premi yang diperkirakan mencapai Rp21 miliar untuk tahun pertama . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Pengamat: Indonesia Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global

SOKSINEWS.COM, Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak Eddy Suratman mengatakan Indonesia mampu hadapi tantangan ekonomi . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Stagnan

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup stagnan usai bank sentral . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019