Minggu, 16 Juni 2019 -

 

 

Kemungkinan Indonesia dan Kuwait Tidak Mendapatkan Hak Pilih di Pemilihan Presiden FIFA

Nasional  -  Kamis, 25 Februari 2016, 11:31 WIB
Penulis. Selvia

(Ilustrasi) (Foto: metrotvnews.com)

JAKARTA, FIFA dalam situs resminya menyatakan, status sanksi pembekuan sepak bola Indonesia akan dibicarakan pada Kongres Tahunan FIFA pada Mei mendatang. Selain itu, Indonesia dan Kuwait juga kemungkinan tak mendapatkan hak memilih pada pemilihan Presiden FIFA, Jumat (26/2/2016).

"Terkait asosiasi anggota yang saat ini sedang dibekukan, Indonesia dan Kuwait, Komite Eksekutif merekomendasi bahwa Kongres Luar Biasa memutuskan Jumat (26/2/2016) bahwa kasus tersebut baru akan dibahas di Kongres Tahunan FIFA di Meksiko (12 dan 13 Mei 2016)," tulis pernyataan resmi FIFA.

Kasus Indonesia dan Kuwait memang masih menjadi perdebatan, apakah kasus tersebut dibahas di KLB atau di Kongres Tahunan FIFA.

Namun, seperti dilansir AFP, sumber di FIFA menyebutkan bahwa kuat kemungkinan bahwa kasus dua asosiasi negara itu akan dibahas di kongres berikutnya.

"Hampir pasti bahwa kongres akan mengikuti rekomendasi (dari Komite Eksekutif)," ujar juru bicara FIFA kepada AFP, seperti dikutip dari Cnnindonesia.com (25/2/2016).

Rekomendasi Exco FIFA itu juga akan mengubur peluang Indonesia untuk maju sebagai tuan rumah Piala AFF 2016, menggantikan Filipina. Sedangkan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) dijadwalkan menggelar rapat, 12 Maret di Da Nang, Vietnam, untuk mencari pengganti Filipina.[]

PSSI FIFA

 

 

Baca Juga