Jumat, 21 Februari 2020

 

 

Ekonomi

IHSG Pagi Ini Diprediksi Menguat Didorong Kombinasi Faktor Eksternal dan Domestik

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 02 Juli 2019 09:45 WIB

IHSG Pagi Ini Diprediksi Menguat Didorong Kombinasi Faktor Eksternal dan Domestik
Seorang mengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/6/2019). IHSG dalam lima pekan terakhir tercatat naik sekitar 9 persen, mengungguli indeks saham lainnya di Asia sekaligus indeks saham acuan kawasan (indeks MSCI Asia-Pasifik) sebesar lebih dari 5 poin persentase, dipengaruhi oleh kepercayaan pasar atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan kedua dan penaikan peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poor’s. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.

SOKSINEWS.COM, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Selasa ini diprediksi menguat didorong kombinasi faktor eksternal dan domestik.

IHSG dibuka menguat menguat 8,53 poin atau 0,13 persen ke posisi 6.388,22. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 2,29 poin atau 0,22 persen menjadi 1.023,15.

"Perkiraan untuk saham di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan hari ini, dengan mempertimbangkan pasar saham AS pada Senin yang ditutup menguat, serta sentimen berupa fundamental data ekonomi Indonesia maupun kebijakan pajak penghasilan atas penjualan harga rumah dan apartemen yang dapat meningkat dan memberikan efek ganda bagi perekonomian Indonesia, menjadi katalis bagi IHSG untuk melaju ke teritorial positif," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa (2/7).

Kendati demikian, lanjut Alfiansyah, juga perlu untuk disikapi akan potensi aksi ambil untung (profit taking) bagi IHSG, jika ditinjau secara pola teknikalnya.

Dari eksternal, pernyataan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping nampak masih ada jarak yang cukup signifikan.

Presiden Trump menginginkan isu perdagangan yang adil dan adanya reproksikalitas atau saling sama adil. Selain itu, Trump juga menekankan pentingnya level playing field dan mengeliminasi tindakan kebijakan yang dianggap tidak adil.

Sedangkan, Presiden Xi Jinping menganggap situasi ini adalah hasil dari kebijakan yang dibuat oleh seseorang oleh suatu negara, sehingga keinginan untuk menciptakan win-win solution merupakan keinginannya untuk memperbaiki atau menciptakan solusi itu sendiri atau tidak.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 15,71 poin (0,07 persen) ke 21.745,68, Indeks Hang Seng menguat 409,51 poin atau 1,43 persen ke 28.361,29, dan Indeks Straits Times melemah 10,97 poin (0,33 persen) ke posisi 3.362,84.[]
 

BEI

Berita Lainnya

Presiden Jokowi: Investasi Jalan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyebut investasi merupakan jalan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah ekonomi . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Jokowi: Seluruh Negara Berebut Arus Modal Masuk

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di Jakarta, Kamis.(20/02/2020). Dalam . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Bulog Jual Beras OP-KPSH Stabilkan Harga Di Sulut

SOKSINEWS.COM, Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) menjual beras medium Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

RI Perjuangkan Akses Pasar Ke Selandia Baru Saat Hadiri Somtif Ke-7

SOKSINEWS.COM, Indonesia terus berupaya membuka peningkatan akses pasar ekspor Indonesia ke Selandia Baru untuk akses pasar tenaga . . .

Ekonomi Jumat, 14 Februari 2020

Pemprov Jabar Akan Buka Kedai Kopi Di Prancis

SOKSINEWS.COM, Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil Pemprov Jabar akan membuka sebuah kedai kopi di Prancis, pembukaan . . .

Ekonomi Selasa, 11 Februari 2020