Jumat, 19 Juli 2019 -

 

 

Syamsul Rizal: Secara Tidak Langsung, Airlangga Bangkang Amanat Pak Jokowi

Politik  -  Kamis, 11 Juli 2019, 23:20 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Fungsionaris DPP PG Syamsul Rizal. Foto: Istimewa

SOKSINEWS.COM, Fungsionaris DPP PG Syamsul Rizal menilai tindakan Airlangga Hartarto mem Plt kan ketua DPD II pendukung Bambang Soesatyo telah membuat kegaduhan politik yang akan berdampak pada dinamika politik Nasional.

"Menjelang munas seperti ini Harusnya DPP PG dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto mampuh mengreat issu issu produktif yang bertujuan membasarkan Partai, memenej konflik perbedaan pandang menjadi sebuah prodak politik yg produktif bagi kedewasaan politik kader maupun partai golkar. Bukan kemudian menerapkan gaya kepemimpinan yang otoritarian dengan mem PLT kan DPD II yg barusan berjuang dalam pemilu, apalagi para DPD II inikan sudah membantu kinerja Airlangga secara maksimal," kata Syamsul dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Syamsul menyampaikan Munas bukanlah sesuatu yang luar biasa dalam sebuah kontestasi politik apalagi soal suksesi atau pergantian kepemimpinan partai politik.

"Munas bukan hal yang luar biasa karena jabatan politik (ketua umum) jelas dicantumkan dalam AD-ART bahwa Munas itu dilaksanakan setiap lima tahun sekali dan kebetulan periodesasi kepemimpinan golkar memang berakhir ditahun 2019 ini," katanya.

Dikatakan Syamsul, prilaku Airlangga melakukan Plt DPD II pendukung Bamsoet secara tidak langsung juga telah membangkang pesan atau amanat Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla.

"Pak Jokowi dan pak JK kan telah berpesan agar Munas ini dikembalikan ke Internal PG dan Jangan Gaduh," ujarnya.

Menurut Syamsul, agar Munas bisa berjalan secara berkeadilan, Ketua DPD II yang sudah berjuang membantu Mas Airlangga dalam Pemilu 2019 ini segara dikembalikan hak hak mereka sebagai Ketua DPD II.

"Jika tidak maka suhu kegaduhan politik ini akan memuncak dan saya pastikan Pak Jokowi dan Pak JK akan terganggu karena saya yakin dan percaya Pak Jokowi dan Pak JK saat ini juga lagi fokus menjaga kondisi Politik Nasional agar semua konflik maupun kesenjangan sosial yang terjadi akibat Pilpres kemarin segera berakhir," tegasnya.

Terakhir, Syamsul mengingatkan Airlangga jika Ketua - ketua DPD II yang di Plt kan ini tidak segera dipulihkan kembali maka kegaduhan politik internal PG akan makin memuncak dan pastinya akan berefek negatif bagi PG dalam upaya membangun kesolidan di Partai Koalisi Pendukung Jokowi Ma’ruf.[]

 

 

Baca Juga