Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Nasional Politik

Dapat Restu Jokowi dan Habibie, Bamsoet Diyakini Mampu Buat Golkar Makin Kompak

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 17 Juli 2019 09:24 WIB

Dapat Restu Jokowi dan Habibie, Bamsoet Diyakini Mampu Buat Golkar Makin Kompak
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo yang dilakukan secara tertutup di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). Foto: ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Pertemuan antara Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (15/7) disambut baik sejumlah kader Partai Golkar

Dalam pertemuan itu, Jokowi menitip pesan khusus agar Bamsoet menjaga kekompakan Golkar, menjaga Golkar sebagai partai moderat yang menjadi perekat kekuatan-kekuatan politik di tanah air.

Ketua Bidang Kemaritiman DPP Golkar, Junaidi Elvis mengatakan pertemuan empat mata yang berlangsung kurang lebih dua jam itu menyiratkan bahwa Bamsoet dianggap memiliki kapasitas untuk memimpin Partai Golkar ke depan.

"Yang jelas beberapa waktu lalu Pak Airlangga Hartarto juga diterima (Jokowi), tapi singkat dan banyak orang. Kalau Bamsoet berbicara cuma berdua dan cukup lama. Bahasa politik itu kan bahasa yang tersirat," kata Elvis dipetik dari Akurat.co, Rabu (17/7/2019).

Terkait pesan Jokowi yang meminta Bamsoet menjaga kekompakan Golkar, Elvis optimistis, sosok yang kini menjabat Ketua DPR RI itu mampu merangkul semua faksi politik di Partai Golkar.

"Saya yakin semuanya akan dirangkul dan Golkar tambah kompak," ucap Elvis.

Masih di hari yang sama, Bamsoet juga bertemu dengan tokoh senior Golkar sekaligus Presiden RI ke-3 BJ Habibie. Dalam pertemuan itu, Habibie memberikan restu kepada Bamsoet untuk maju dalam suksesi kepemimpinan dalam Musyawaran Nasional Partai Golkar.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Buru, Ramly Umasugi menilai pertemuan dan restu yang diberikan Habibie kepada Bamsoet merupakan sinyal positif bagi proses suksesi kepemimpinan di Partai Golkar.

"Saya melihat itu sebuah sinyal bahwa demokrasi itu harus tumbuh. Siapa pun harus diberi ruang untuk berkompetisi secara fair. Ini penting bagi Partai Golkar sebagai proses edukasi politik kepada masyarakat," kata Ramly.[]

Berita Lainnya

Sumber Masalah yang Menggerogoti PT PANN

SOKSINEWS.COM,  PT PANN tengah menjadi sorotan. Namanya tak pernah terdengar bertahun-tahun, tapi tiba-tiba diusulkan mendapatkan . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wapres Ma'ruf Amin Mengkritik Luhut, Jangan Gunakan Kantor Kementerian Untuk Bahas Urusan Parpol

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaaritiman dan Investasi . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Bertemu Mahfud MD, Menteri BUMN Bahas Radikalisme

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Realisasi Inflasi Sulbar 1,20 Persen

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Enny Anggraeni Anwar mengatakan realisasi inflasi tercatat 1,20 persen di . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wamenkeu: Bonus Demografi Solusi Atasi Jebakan Pendapatan Menengah

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bonus demografi Indonesia merupakan potensi besar sebagai salah . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019