Kamis, 14 November 2019

 

 

Nasional

Nelan Biaya 550 Juta, Warga Anggap Tak layak, Getah Getih di Bundaran HI Akhirnya Dibongkar

Armank
Kamis, 18 Juli 2019 08:43 WIB

Nelan Biaya 550 Juta, Warga Anggap Tak layak, Getah Getih di Bundaran HI Akhirnya Dibongkar
Petugas Dinas Kehutanan DKI Jakarta Membongkar Instalasi Bambun Getah Getih Di Bundaran HI, Kamis (18/07/2019) dini hari. Foto:Sulawesita.com

SOKSINEWS.COM, Petugas Dinas Kehutanan DKI Jakarta membongkar instalasi Bambu Getah Getih yang dipajang di Bundaran HI. Seperti dilansir dari detik.com, sekitar pukul 08.25 WIB, Kamis (18/7/2019) kondisi Bundaran HI pagi ini usai pembongkaran, instalasi Bambu Getah Getih sudah tak tampak sama sekali.

Seorang warga Kebon Kacang, Jakpus, atas nama Nadif Hafidz Zuan (30) yang mengaku sering lewat Bundaran HI memberi tanggapan soal pencopotan instalasi Bambu Getah Getih itu. Dia mengaku sempat melihat proses pembongkaran itu dan mengaku bahwa pembongkaran itu sudah seharusnya dilakukan karena Getah Getih yang di Bundaran HI menurutnya sudah tidak layak. 

"Kalau buat saya sih memang seharusnya sudah dibongkar karena sudah nggak bagus, sudah nggak layak, udah jelek," ucap Mul.

lebih lanjut Mul, sapaan Nadif, persiapan pembongkaran instalasi bambu itu sudah dimulai Rabu (17/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Ada 2 truk yang bersiaga di lokasi saat itu. Dia sendiri mengaku tak mempermasalahkan pembongkaran instalasi Bambu Getah Getih. Mul sendiri menyebut pemasangan instalasi bambu di Bundaran HI saat itu bagus-bagus saja. Namun dia memaklumi kalau pada akhirnya instalasi itu harus dicopot.

"Kalau buat saya bagus sih. Waktu ya juga lumayan lama kalau bambu juga kan kekuatannya nggak banyak," kata dia.

Sementara itu Kabid Pertamanan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Fajar Sauri menyatakan instalasi Bambu Getah Getih di Bundaran HI bakal ditata Ulang dan digantikan taman.

"Jadi nanti ditata ulang jadi taman lagi. Nanti mungkin dicari CSR lagi, siapa yang mau," kata Sauri, 

Seperti diketahui sebelumnya,  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bambu tersebut mempunyai kelebihan dibanding material lain. Keunggulannya adalah material tersebut mudah didaur ulang.

"Ya keunggulan bambu adalah biodegradable. Sehingga otomatis didaur ulang alam," kata Anies

Anies mengatakan bambu unggul karena menarik dan tidak mempunyai efek residu. Menurutnya, material tersebut sangat ramah lingkungan.

"Kenapa bambu menarik? Karena tidak ada efek residu. Salah satu masalah adalah sisa yang menimbulkan masalah, ini tidak," ucap Anies.

Pemasangan instalasi bambu digagas oleh Anies yang bekerja sama dengan seniman Joko Avianto yang telah dikenalnya sejak 2015 lalu. Instalasi bernama 'Getah Getih' ini dibangun dengan bantuan 10 BUMD berbiaya sekitar Rp 550 juta.

Anies mengatakan pemasangan instalasi bambu merupakan ciri khas Indonesia. Dia yakin karya tersebut dapat menarik perhatian atlet dan wisatawan saat Asian Games. Meski berasal dari material yang murah, Anies menganggap instalasi bambu ini bernilai tinggi.

"Ini material dianggap tak bernilai. Di tangan kreatif jadi karya tak ternilai harganya," terangnya.

Berita Lainnya

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Dharma Wanita Lebih Kreatif

SOKSINEWS.COM, Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Hermanus Man mendorong para anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Polres Buleleng Tingkatkan Pemeriksaan Tamu Mako Pasca-Bom Medan

SOKSINEWS.COM, Jajaran Polres Buleleng meningkatkan pemeriksaan tamu yang mendatangi markas komando kepolisian pascaledakan bom . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Kemenag Lebak Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah Melalui Bintek

SOKSINEWS.COM, Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten, meningkatkan kompetensi kepala sekolah melalui pelatihan bimbingan teknis . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

Gubernur Sebut Wisatawan Tak Berduit Dilarang Ke NTT

SOKSINEWS.COM, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor B Laiskodat mengatakan bahwa wisatawan yang tak berduit atau bukan termasuk . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019

DPR Tinjau Seleksi Calon Hakim Agung

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus mengapresiasi kunjungan Wakil Ketua DPR Aziz Syamsudin yang meninjau . . .

Nasional Kamis, 14 November 2019