Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Ekonomi Bisnis & Keuangan

Lima Kota di Indonesia, Ekspor Perikanan 8,9 Ribu Ton Secara Serentak

Beks
Jumat, 19 Juli 2019 09:11 WIB

 Lima Kota di Indonesia, Ekspor Perikanan 8,9 Ribu Ton Secara Serentak
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Foto BolaSport.com

SOKSINEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pelepasan ekspor 8,9 ribu ton hasil perikanan secara serentak di lima kota yang nilainya mencapai Rp588 miliar.

"Ekspor ini dilakukan secara serentak di lima pelabuhan utama yaitu Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Belawan Medan, dan Soekarno Hatta Makassar," ujar Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina di Jakarta, Jumat (19/7/2019)

Ekspor tersebut diikuti oleh 147 perusahaan perikanan binaan BKIPM yang berada di wilayah Medan, Jakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Makassar menggunakan total 394 kontainer.

"Di Pelabuhan Tanjung Priok sendiri akan diikuti delapan perusahaan dengan menggunakan 252 kontainer dengan nilai devisa mencapai Rp466 miliar," ujar Rina.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut, tumbuhnya usaha perikanan di Indonesia ini merupakan dampak positif dari upaya pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang digalakkan pemerintah beberapa tahun belakangan.

"Pemberantasan pemancingan IUU inilah yang telah memberikan dampak positif terhadap Stok Ikan Nasional," ujar Menteri Susi.

Peningkatan stok ikan ini juga dibarengi kenaikan jumlah dan nilai produksi perikanan tangkap. Produksi perikanan tangkap meningkat dari 6,67 juta ton senilai Rp120,6 triliun pada 2015 menjadi 7,3 juta ton dengan nilai Rp210,7 triliun pada 2018. Dengan kata lain, terjadi peningkatan nilai produksi perikanan sebesar 74,7 persen.

Kenaikan produksi perikanan tangkap ini, berdampak terhadap produksi Unit Pengolahan Ikan (UPI) binaan KKP dan akhirnya mendorong peningkatan ekspor komoditas perikanan.

Tren ekspor produk perikanan Indonesia meningkat 45,9 persen, yaitu dari 654,95 ribu ton senilai 3,87 miliar dolar AS pada 2015 menjadi 955,88 ribu ton senilai 5,17 miliar dolar AS di 2018.

Selain Amerika Serikat, negara lain yang masuk dalam 10 besar negara tujuan ekspor utama Indonesia yaitu Tiongkok, Jepang, Australia, Singapura, Thailand, Malaysia, Taiwan, Italia, dan Vietnam.

“Saya berharap, produktivitas kapal lokal terus meningkat, pembangunan berbasis perikanan kian merata ke seluruh wilayah, dan seluruh indikator kesejahteraan nelayan tradisional terus menunjukan perbaikan," tandas Susi.[]

Berita Lainnya

Wamenlu: Perusahan AS Berkomitmen Investasi Lebih Besar di RI

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan Amerika Serikat yang beroperasi . . .

Ekonomi Kamis, 05 Desember 2019

BI Dorong Hilirisasi Rumput Laut Tingkatkan Daya Saing Ekspor

SOKSINEWS.COM, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel)  mendorong program hilirisasi rumput laut . . .

Ekonomi Kamis, 05 Desember 2019

OJK Imbau Masyarakat Sulut Waspadai Investasi Bodong

SOKSINEWS.COM, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara Slamet Wibowo mengimbau seluruh . . .

Ekonomi Kamis, 05 Desember 2019

Presiden Harap Pengusaha AS Optimalkan Peluang Bisnis di RI

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo berharap para pengusaha Amerika Serikat mengoptimalkan peluang bisnis di negara-negara ASEAN . . .

Ekonomi Kamis, 05 Desember 2019

Mobile Banking Bank Nagari Permudah Nasabah Monitor Rekening

SOKSINEWS.COM, Layanan Mobile Banking dari PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat dapat dimanfaatkan oleh para nasabah . . .

Ekonomi Rabu, 04 Desember 2019