Jumat, 22 November 2019

 

 

Nasional Politik

Bamsoet: Golkar Pantas Jabat Ketua MPR

Kaslan
Senin, 29 Juli 2019 15:06 WIB

Bamsoet: Golkar Pantas Jabat Ketua MPR
Bambang Soesatyo, di Rapimnas II Soksi, Hotel Kartika Candra, Minggu (28/7/2019).Foto: Soksinews.com

SOKSINEWS.COM, Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebut Golkar sebagai pemenang kedua merasa sangat pantas mendapatkan jatah ketua MPR, meskipun posisi itu juga banyak diicar beberapa partai koalisi, Bamsoet sapaan akrabnya menyebut hal itu secara aturan tidak ada larangan.

“,Golkar sebagai pemenang kedua merasa sangat pantas mendapatkan jatah ketua MPR, tetapi PKB juga menginginkan posisi itu sementara PDIP juga berniat karena secara aturan tidak ada larangan.” ujar Bamsoet dalam Rapimnas II SOKSI di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2019).

Bamsoet Mengatakan, Perebutan Posisi Ketua MPR selain ingin keberhasilan Partai, Posisi MPR juga strategis untuk amandemen dan menghidupkan kembali haluan negara dan terpenting menguci permasalahan yang terjadi di masyarakat.

"Mengapa posisi ketua MPR jadi rebutan, itu juga jadi pertanyaan. Selain ingin menunjukan kewibawaan dan keberhasilan sebuah partai, posisi MPR kedepan sangat penting dan strategis karena terkait dengan keinginan untuk melakukan amandemen dan menghidupkan kembali haluan negara,tapi yang tidak kalah pentingnya adalah mengunci sebagian permasalahan pokok yang sedang terjadi dikalangan masyarakat," katanya.

Ia Melanjutkan, Persaingan politik pasca Pilpres cukup dinamis, bukan hanya terkait pembagian kursi kabinet dan parlemen tetapi juga terkait pertarungan politik 2024.

"Mengapa persaingan politik pasca presiden menang langsung cukup dinamis?, ini bukan hanya terkait bagi-bagi kursi kabinet dan parlemen tetapi sebagian itu bagian dari ancang-ancang pertarungan politik pada 2024 nanti," Ungkapnya.

Ia pun mengharapkan wajah kolaisi kedepan tetap berada pada kepentingan pembanguna demokrasi dan keberadaan oposisi penting untuk menjaga Checks and Balances dalam demokrasi yang sehat.

"Apapun wajah koalisi kedepan yang pasti untuk kepentingan pembangunan demokrasi, keberadaan oposisi sangat penting untuk menjaga Checks and balance antara pemerintah dan parlemen. Sebab demokrasi yang sehat tetap membutuhkan Checks and Balances yang sehat dan produktif," Paparnya.

Berita Lainnya

KPK Latih 60 Pemuda Jateng Terkait Pencegahan Korupsi

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kemendes PDTT dan komunitas Ketjilbergerak melatih 60 pemuda dari 20 . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Ahok Jadi Komisaris Utama PT Pertamina

SOKSINEWS.COM,Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

PT KCN Dan STIP Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM Kemaritiman

SOKSINEWS.COM, PT Karya Citra Nusantara (KCN) bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta untuk mengembangkan . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

Wagub Sumbar: RS Pemerintah Tidak Boleh Berhenti Layani Masyarakat

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menegaskan tidak boleh ada Rumah Sakit (RS) pemerintah yang berhenti . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019

KAHMI Kalsel Diminta Cegah Radikalisme Dan Terorisme

SOKSINEWS.COM,  Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) . . .

Nasional Jumat, 22 November 2019