Kamis, 20 Februari 2020

 

 

Nasional Politik

Misbakhun: Soal Menteri Muda, Hanya Jokowi dan Tuhan yang Tahu

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 02 Agustus 2019 08:20 WIB

Misbakhun: Soal Menteri Muda, Hanya Jokowi dan Tuhan yang Tahu
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun (kanan), pada diskusi "Dialektika Demokrasi: Menteri Muda, Rekonsiliasi, atau Balas Budi" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (1/8/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

SOKSINEWS.COM, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar (FPG) Mukhamad Misbakhun mengatakan soal wacana menteri muda pada pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua, penempatannya seperti apa di kabinet, sepenuhnya adalah hak prerogatif presiden, sehingga saat ini hanya Presiden Joko Widodo dan Tuhan yang tahu.

"Kalau bicara wacana menteri muda dan struktur kabinet saat ini, ada baiknya mengacu pada UU No. 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara, bahwa penempatan menteri kabinet adalah hak prerogatif presiden," kata Mukhamad Misbakhun pada diskusi "Dialektika Demokrasi: Menteri Muda, Rekonsiliasi, atau Balas Budi" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Menurut Misbakhun, berdasarkan UU Kementerian Negara, juga mengatur bahwa kabinet berisi maksimal 34 kementerian.

"Artinya, Presiden Jokowi akan mengangkat maksimal 34 menteri," katanya.

Kalau bicara struktural kabinet, menurut Misbakhun, pengertian menteri muda itu relatif dalam sejarah pemerintahan Republik Indonesia. Pada pemerintahan Presiden Soeharto, kata dia, pernah ada nomenklatur menteri muda di Kabinet Pembangunan IV dan Kabinet Pembangunan V.

Misbakhun mencontohkan, Moerdiono pada kabinet pembangunan IV menjadi Menteri Muda Sekretaris Kabinet, dan kemudian pada Kabinet Pembangunan V menjadi Menteri Sekretaris Negara. Ada juga Menteri Muda Keuangan Nasrudin Sumintapura, Menteri Muda Pertanian Syarudin Baharsyah, dan sebagainya.

"Meskipun jabatannya menteri muda, tapi usianya tidak muda lagi," katanya.

Kemudian pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, membuat jabatan wakil menteri, karena memandang perlu adanya jabatan wakil menteri.

Menurut Misbakhun, pada pemerintahan Presiden Joko Widodo juga ada jabatan wakil menteri, yakni wakil menteri luar negeri dan wakil menteri keuangan, tapi usianya juga tidak muda lagi.

"Apakah menteri muda yang diwacanakan saat ini sama dengan wakil menteri? Ya, menunggu Pak Jokowi," katanya.

Menurut dia, kalau mengacu pada UU Kementerian Negara, menyebutkan bahwa wakil menteri bukan bagian dari kabinet.

"Hal ini yang kemudian perlu diperkuat lagi. Apakah wacana menteri muda ini masuk ke dalam kabinet atau tidak, hal itu merupakan hak prerogatif presiden. Karena itu, kita serahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi," katanya.[]
 

Berita Lainnya

Rektor Unja Sosialisasikan Kampus Merdeka Dan Merdeka Belajar

SOKSINEWS.COM, Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno menyosialisasikan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Menlu Retno Ajak ASEAN, China Perkuat Mekasnisme Hadapi Wabah Covid-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan pentingnya kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN dan China . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Ingin Peringkat EODB Indonesia Masuk 40 Besar Dunia

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo menginginkan peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) di Indonesia . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Nelayan Mataram Tidak Melaut Karena Gelombang Tinggi

SOKSINEWS.COM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, akibat gelombang tinggi . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75 Persen

SOKSINEWS.COM, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin menjadi . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020