Selasa, 21 Januari 2020

 

 

Soksi Daerah

BMKG: Asap Karthula Selimuti Tiga Daerah Di Riau

Kaslan
Jumat, 02 Agustus 2019 11:02 WIB

BMKG: Asap Karthula Selimuti Tiga Daerah Di Riau
Foto udara Kota Pekanbaru, Riau, yang diliputi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan pada Kamis (1/8/2019).ANTARA FOTO/Fajar Kurniawan/FBA

SOKSINEWS.COM, Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan meliputi Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Dumai, dan Kota Pekanbaru di Provinsi Riau menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.

Selimut kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menurunkan kualitas udara dan memperpendek jarak pandang di ketiga daerah itu.

"Kota Pekanbaru jarak pandang pagi ini pukul 09.00 WIB terpantau empat kilometer. Di Pelalawan jarak pandang juga empat kilometer. Ini karena masih ada asap," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisno di Pekanbaru pada Jumat (2/8/2019).

Sementara jarak pandang di Kota Dumai masih dalam kisaran lima kilometer menurut BMKG Stasiun Pekanbaru.

Kebakaran hutan dan lahan masih melanda sebagian wilayah Riau. Sukisno mengatakan curah hujan yang sangat rendah membuat Riau sangat rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan.

"Secara umum Riau dalam kondisi kering, sampai hari ini 22 hari hari tanpa hujan," katanya.

Pantauan satelit pada pukul 06.00 WIB menunjukkan adanya 54 titik panas indikasi awal karhutla di wilayah Provinsi Riau. Titik panas paling banyak ada di wilayah Kabupaten Pelalawan, yang punya 23 titik panas. Titik panas lainnya ada di Bengkalis (dua), Kuansing (satu), Kota Dumai (dua), Kabupaten Kepulauan Meranti (satu), Rokan Hilir (sembilan), Siak (empat), Indragiri Hilir (tujuh), dan Indragiri Hulu (lima).

Dari seluruh titik panas yang ada di Riau, 32 di antaranya merupakan titik api. Pelalawan merupakan daerah yang memiliki titik api paling banyak (15) disusul Kabupaten Bengkalis (satu), Rokan Hilir (tujuh), Indragiri Hilir (empat), Kepulauan Meranti (satu), Siak (satu), Indragiri Hilir (empat), dan Indragiri Hulu (tiga).

"Arah angin dari selatan dan di ekuator dibelokkan ke kanan. Itu yang bisa mengakibatkan saat terjadi asap, semoga ini tidak terjadi, itu bisa membawa asap sampai ke Malaysia dan Singapura," kata Sukisno.
 

Berita Lainnya

BPS: Indeks Demokrasi Maluku Tahun 2018 Alami Penurunan

SOKSINEWS.COM,  Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku mencatat Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Tahun 2018 mengalami . . .

Soksi Daerah Jumat, 02 Agustus 2019

BMKG: Asap Karthula Selimuti Tiga Daerah Di Riau

SOKSINEWS.COM, Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan meliputi Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Dumai, dan Kota Pekanbaru di . . .

Soksi Daerah Jumat, 02 Agustus 2019

Peringati HUT RI Ke-74, Imigrasi Palembang Gelar Layanan Paspor Simpatik

SOKSINEWS.COM, Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), dalam rangka memperingati . . .

Soksi Daerah Jumat, 02 Agustus 2019

Bupati Aceh Barat Pimpin Pemadaman Karhutlan

SOKSINEWS.COM, Bupati Aceh Barat H Ramli MS memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi . . .

Soksi Daerah Kamis, 01 Agustus 2019

Anggaran Pemeliharaan Taman di Surabaya Capai 10 Miliar

SOKSINEWS.COM, Biaya perawatan ruang terbuka hijau di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja . . .

Soksi Daerah Kamis, 01 Agustus 2019