Selasa, 04 Agustus 2020

 

 

Ekonomi Infrastruktur

Wapres: Percepatan Infrastruktur Listrik Perlu Kejelasan Hukum

Kaslan
Selasa, 13 Agustus 2019 13:33 WIB

Wapres: Percepatan Infrastruktur Listrik Perlu Kejelasan Hukum
Wapres Jusuf Kalla menghadiri acara The 7th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition 2019 di JCC Senayan Jakarta, Selasa (13/8/2019). (Fransiska Ninditya)

SOKSINEWS.COM,  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan upaya percepatan pembangunan infrastruktur listrik memerlukan kejelasan hukum supaya tidak ada ketakutan bagi pejabat dan pengusaha dalam menjalankan kebijakan.

“Saya paham bahwa ini listrik sesuatu yang harus hati-hati, tapi lama-lama menjadi ketakutan. Lima direksi PLN terakhir, empat yang masuk penjara. Walaupun saya belain, mereka kadang-kadang sebabnya tidak jelas,” kata Wapres saat menghadiri The 7th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition 2019 di JCC Senayan Jakarta, Selasa (13/8/2019).

JK mengatakan kinerja PLN dan mitra swasta sebenarnya untuk mempercepat pembangunan insfrastruktur guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.

Namun memang dilema antara pemenuhan kebutuhan listrik dan pembangunan infrastrukturnya terkadang menimbulkan pelanggaran hukum, khususnya tindak pidana korupsi.

“Semua pejabat itu harus kerjanya menguntungkan orang main. Kalau dianggap menguntungkan tapi orang PLN-nya kena masalah, maka itu penegakan hukumnya harus diawasi. Kecuali kalau memang dia (direksi PLN) melanggar hukum, itu lain lagi,” jelasnya.

Wapres mengatakan Indonesia sangat lambat dalam menyediakan pembangkit listrik, baik untuk keperluan cadangan maupun dari energi terbarukan.

Oleh karena itu, percepatan dalam pembangunan infrastruktur memerlukan kerja sama dari berbagai pihak baik Kementerian ESDM, PLN, dan pihak swasta.

“Kelambatan ini harus sama-sama diperbaiki prosesnya, Pak Wamen (ESDM) dengan Menteri (ESDM), PLN dan asosiasi pengusaha harus duduk bersama membicarakan apa masalahnya untuk mempercepat itu,” ujar Wapres.

Berita Lainnya

Bandara Semarang Layani Penerbangan Terbatas Saat Pandemi COVID-19

SOKSINEWS.COM, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai melayani penerbangan sejumlah maskapai . . .

Ekonomi Sabtu, 09 Mei 2020

Kemenkeu Ungkap Ruangguru Paling Banyak Dipilih Peserta Prakerja

SOKSINEWS.COM, Kementerian Keuangan mengungkap mitra Kartu Prakerja yakni Ruangguru menjadi kanal digital yang paling banyak dipilih . . .

Ekonomi Jumat, 08 Mei 2020

Sri Mulyani : Percepatan Bansos Tahan Penurunan Konsumsi Di Kuartal II

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan keputusan pemerintah untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial . . .

Ekonomi Jumat, 08 Mei 2020

Industri masih jadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi kuartal I

SOKSINEWS.COM, Sektor industri masih memberikan kontribusi paling besar terhadap struktur produk domestik bruto (PDB) nasional . . .

Ekonomi Rabu, 06 Mei 2020

Kementan sebut bawang merah segera panen raya

SOKSINEWS.COM, Kementerian Pertanian menyatakan bahwa komoditas bawang merah yang kini harganya masih terpantau tinggi, akan segera . . .

Ekonomi Senin, 04 Mei 2020