Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Nasional

Pengamat: Keputusan TNI Pertahankan Enzo Zenz Allie Perlu Dihargai

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 14 Agustus 2019 08:00 WIB

Pengamat: Keputusan TNI Pertahankan Enzo Zenz Allie Perlu Dihargai
Enzo, Taruna Akmil Keturunan Prancis Viral di Medsos (Dok. TNI AD)

SOKSINEWS.COM, Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC, Pratama Persadha mengatakan keputusan TNI Angkatan Darat untuk mempertahankan Taruna Akademi Militer keturunan Indonesia-Prancis, Enzo Zenz Allie perlu dihargai.

"Keputusan ini perlu kita hargai. Tentu TNI telah memiliki mekanisme, penilaian dan standar tersendiri sehingga Enzo akhirnya tetap dipertahankan," kata Pratama di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Ia mengatakan viralnya Enzo yang dituding simpatisan Ormas terlarang HTI tentu perlu menjadi perhatian bagi TNI untuk lebih memperketat mekanisme seleksi taruna.

Menurut dia, TNI juga perlu secara terus menerus melakukan pengawasan dan penilaian kepada para taruna selama menempuh pendidikan di Akmil.

Apabila dikemudian hari selama menempuh pendidikan diketahui taruna tersebut terbukti terpapar atau terpengaruh paham radikalisme, maka taruna tersebut harus dikeluarkan.

"Pengumuman ini disampaikan langsung Kepala TNI AD diharapkan menghentikan polemik terkait enzo. Apalagi isu ini juga menjadi 'makanan' para buzzer media sosial," katanya.

Pratama mengatakan kasus Enzo ini juga menjadi momen bagus bagi masyarakat untuk mengetahui bahwa profil seseorang di media sosial bisa dipantau oleh siapapun dengan tujuan apapun.

Karena itu, lanjut dia, sebaiknya masyarakat melakukan hal-hal yang baik di media sosial khususnya dan berperilaku baik di semua 'platform' yang ada di dunia maya.

"Internet memang bisa sangat bermanfaat namun juga bisa sangat merugikan," ujarnya.

Pratama menambahkan, profiling lewat media sosial dan google sebenarnya bukan hal baru. Profiling juga ditujukan tidak hanya kepada akun seseorang yang sedang mendaftar kerja atau sedang melakukan tes.

Profiling juga dilakukan pada akun kawan dan anggota keluarganya.

"Yang jauh lebih penting adalah upload yang perlu-perlu saja di media sosial. Semoga ini jadi proses pembelajaran bagi semua masyarakat," katanya.

Prose pembelajaran yang dimaksud adalah pertama terkait profiling media sosial. Kedua, ternyata isu-isu besar dan ramai di Tanah Air beberapa di antaranya dimulai oleh 'buzzer' media sosial.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf TNI Angkatan Daerat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan TNI AD memutuskan untuk mempertahankan Taruna Akmil Enzo Zenz Allie.

"Kami AD (Angkatan Darat) memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna Akademi Militer yang kami terima," kata KSAD saat jumpa pers di Mabesad, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).[]

Berita Lainnya

Sumber Masalah yang Menggerogoti PT PANN

SOKSINEWS.COM,  PT PANN tengah menjadi sorotan. Namanya tak pernah terdengar bertahun-tahun, tapi tiba-tiba diusulkan mendapatkan . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wapres Ma'ruf Amin Mengkritik Luhut, Jangan Gunakan Kantor Kementerian Untuk Bahas Urusan Parpol

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaaritiman dan Investasi . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Bertemu Mahfud MD, Menteri BUMN Bahas Radikalisme

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Realisasi Inflasi Sulbar 1,20 Persen

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Enny Anggraeni Anwar mengatakan realisasi inflasi tercatat 1,20 persen di . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wamenkeu: Bonus Demografi Solusi Atasi Jebakan Pendapatan Menengah

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bonus demografi Indonesia merupakan potensi besar sebagai salah . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019