Minggu, 08 Desember 2019

 

 

Nasional Daerah

Pembakaran Lahan Di Palangka Raya Diduga Terorganisasi

Kaslan
Rabu, 14 Agustus 2019 15:54 WIB

Pembakaran Lahan Di Palangka Raya Diduga Terorganisasi
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (baju putih) saat meninjau lokasi kebakaran lahan di Palangka Raya. Foto: Humas Pemprov Kalteng

SOKSINEWS.COM, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan, pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

"Harus dituntaskan, siapa pelaku dibalik ini, harus ditangkap. Saya sudah laporkan kepada pemerintah pusat untuk dikawal. Kejadian ini diduga terorganisasi, disengaja dan masif," katanya di Palangka Raya, Rabu (14/8/2019).

Dirinya selaku Gubernur Kalteng, ingin kasus-kasus pembakaran lahan dituntaskan hingga diberikan hukuman, sebagai efek jera. Menurutnya, ada indikasi mirip seperti kasus pembakaran sekolah yang pernah terjadi, saat ini Palangka Raya dikelilingi oleh api.

Semestinya titik api tidak akan seperti sekarang, jika semua pihak memiliki kesadaran yang tinggi, bahwa dampak asap merugikan masyarakat di Kalteng dan juga Indonesia. Kondisi seperti ini tentu dinilai negatif oleh dunia internasional.

"Okelah kalau tidak ada yang senang dengan wali kota mau pun gubernur, tapi jangan sampai korbankan masyarakat dengan kondisi seperti ini," jelasnya kepada para awak media.

Sugianto memaparkan, pada Selasa (13/8) sore, Wali Kota Palangka Raya melaporkan kepada dirinya bahwa Satuan Polisi Pamong Praja setempat, berhasil mengamankan terduga pelaku pembakaran lahan dengan cara disengaja.

Ada beberapa orang yang diduga membakar lahan, namun hanya satu yang berhasil ditangkap. Terduga pelaku itu sudah menyebutkan nama bosnya. Untuk itu, pihaknya ingin agar kasus ini, mau pun kejadian lainnya bisa dibongkar dan diselesaikan.

"Siapa pun pelakunya harus ditangkap dan dituntaskan. Jangan sampai terduga disebut gila, kalau sedikit-sedikit pelaku seperti itu gila, tentu akan sulit," paparnya.

Lebih lanjut ia mengimbau sekaligus meminta kepada masyarakat, untuk tidak membakar lahan, terlebih kondisi saat ini musim kemarau kering. Sebab dampak asap yang ditimbulkan, sangat merugikan dalam berbagai sektor.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk lebih peduli dan membantu pemerintah daerah dan aparat, menjaga lingkungan sekitarnya. Agar kebakaran lahan bisa diminimalisir dan jika ada pelaku lainnya bisa segera ditangkap.

Berita Lainnya

Sumber Masalah yang Menggerogoti PT PANN

SOKSINEWS.COM,  PT PANN tengah menjadi sorotan. Namanya tak pernah terdengar bertahun-tahun, tapi tiba-tiba diusulkan mendapatkan . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wapres Ma'ruf Amin Mengkritik Luhut, Jangan Gunakan Kantor Kementerian Untuk Bahas Urusan Parpol

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengkritik penggunaan kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaaritiman dan Investasi . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Bertemu Mahfud MD, Menteri BUMN Bahas Radikalisme

SOKSINEWS.COM, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Realisasi Inflasi Sulbar 1,20 Persen

SOKSINEWS.COM, Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Enny Anggraeni Anwar mengatakan realisasi inflasi tercatat 1,20 persen di . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019

Wamenkeu: Bonus Demografi Solusi Atasi Jebakan Pendapatan Menengah

SOKSINEWS.COM, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bonus demografi Indonesia merupakan potensi besar sebagai salah . . .

Nasional Kamis, 05 Desember 2019