Jumat, 20 September 2019 -

 

 

Munas Golkar Dalam Kacamata Darul Siska

Sosok  -  Rabu, 14 Agustus 2019, 16:13 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Wakil Ketua Korbid Kepartaian DPP Partai Golkar Darul Siska. Foto: Istimewa

SOKSINEWS.COM, Pembicaraan tentang waktu Munas Golkar menjadi polemik diantara beberapa pengurus DPP Partai Golkar saat ini.

Wakil Ketua Korbid Kepartaian DPP Partai Golkar Darul Siska berpandangan membicarakan waktu Munas tidak semata-mata terkait dengan pergantian atau pemilihan Ketua Umum dan kewenangan Munas lainnya.

"Tidak ada ketentuan yang mengatur secara tegas mengenai waktu pelaksanaan Munas," kata Darul dalam keterengan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Yang pasti kata Darul, keputusan Munaslub tanggal 20 Desember 2017 menyatakan masa bakti kepengurusan DPP Partai Golkar 2014-2019. 

"Dengan demikian sudah wajib hukumnya Munas dilaksanakan tahun 2019 ini. Perbedaan pandangan tentang waktu penyelenggaraan Munas Partai Golkar tentu dilatarbelakangi oleh kepentingan masing-masing," katanya.

Dikatakan Darul, pihak yang ingin Munas dilangsungkan bulan Desember 2019, sangat berkepentingan untuk menentukan calon-calon Menteri yang diusulkan kepada Presiden, menentukan calon pimpinan MPR, pimpinan DPR dan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan di DPR RI.

"Pihak yang ingin Munas lebih cepat atau sebelum Oktober berkepentingan agar konsolidasi di tingkat Propinsi, Kab/Kota, Kecamatan dan desa perlu diselesaikan segera mengantisipasi Pilkada pada September 2020,"ujarnya.

Kalau partai Golkar tidak segera konsolidasi total dari Pusat sampai ke Desa, Menurut Darul, sangat mungkin tokoh-tokoh atau para pimpinan Partai Golkar tidak percaya diri atau ragu untuk dicalonkan oleh Partai Golkar pada Pilkada yang akan datang.

"Jika saja para petinggi Golkar sadar dan mengutamakan kepentingan Partai yang lebih besar untuk masa datang perdebatan waktu pelaksanaan Munas tidak perlu menyita energi," katanya.

Menurut Darul, solusi untuk menghilangkan perdebatan dalam menentukan waktu pelaksanaan Munas sangat mudah yaitu dengan cara DPP Partai Golkar segera melaksanakan Rapat Pleno, disitu disepakati waktu Rapimnas dan Munas menjelang Oktober 2019, dan disepakati bersama bahwa Pengurus DPP sekarang ini diberi kewenangan penuh untuk menentukan calon Menteri, calon pimpinan MPR, DPR dan AKD di DPR RI.

"Dengan demikian kepentingan jangka pendek pengurus DPP sekarang terpenuhi dan tuntutan aspirasi untuk kebutuhan partai yang lebih besar guna menyongsong dan memenangkan calon-calon Partai Golkar pada Pilkada tahun depan juga terjawab," pungkasnya.[]

GolkarMunasDarul Siska

 

 

Baca Juga