Kamis, 19 September 2019 -

 

 

Presiden Apresiasi Kinerja BPK, KAKI: Ini Hasil Kerja Keras Anggota Petahana

Ekonomi  -  Sabtu, 17 Agustus 2019, 12:00 WIB
Penulis. Melly Kartika Adelia

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena telah berhasil mengembalikan aset negara sebesar Rp 4,38 triliun.

Pujian tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI, di Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019). 

Direktur Eksekutif Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Tubagus Alvin Harasandi menilai pujian tersebut menandakan bahwa BPK selama ini sudah bekerja dengan baik bersama dengan para anggotanya yang cekatan dan amanah.

"Pujian dari Presiden tentunya adalah buah dari kerja keras seluruh anggota BPK, tidak hanya buah profesionalitas namun juga buah integritas para anggota BPK," kata Alvin, kepada wartawan, Jumat (16/8/2019) malam. 

"Sudah barang tentu apa yang menjadi harapan Presiden saya yakin sama dengan seluruh rakyat Indonesia, bahwa pujian ini bukan untuk berpuas diri, namun untuk dipertahankan dan terus ditingkatkan," lanjut dia.

Untuk itu, dia berharap, Komisi XI DPR RI benar-benar mempertimbangkan para calon Anggota BPK khususnya para calon dari petahana yakni Harry Azhar dan Achsanul Qosasi yang akan menjalani fit & proper test.

"Mereka berdua adalah "part of" dari pujian yang diberikan Presiden. Artinya mereka punya kinerja memuaskan dan tinggal melanjutkan saja tanpa perlu adaptasi ketika terpilih kembali," tandasnya.

Namun demikian, lanjut Tubagus Alvin, tetap saja hal tersebut bukanlah harga mati, karena tentu tujuan fit & proper test adalah untuk mencari yang terbaik diantara yang terbaik.

"Pujian Pak Presiden Joko Widodo terhadap BPK yang berhasil menjadikan lembaga negara yang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, dimana peranan BPK sangatlah penting. Pasalnya, BPK mengemban tugas memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat Tata kelola pemerintahan yang baik mutlak," urainya.

Kinerja BPK, lanjutnya, dapat memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

"Hasil kinerja Anggota BPK yang diapresiasi oleh Joko Widodo termasuk yang masih menjabat saat ini dan kembali ikut seleksi sebagai Calon anggota BPK lagi, bisa jadi pertimbangan bagi Komisi XI saat melakukan pemilihan anggota BPK nantinya," paparnya.

Dengan demikian hematnya, kinerja BPK bisa dijadikan bahan sumber rekam jejak kinerja bagi kedua anggota BPK yang kembali ikut mencalonkan diri sebagai anggota BPK 2019-2024 nantinya.

Sebelumnya, dalam pidato di Sidang Tahunan MPR RI, Jokowi sempat melaporkan kalau BPK telah memeriksa kinerja dan kepatuhan pemerintah dan badan lainnya.

"BPK juga berhasil mengembalikan kas dan aset negara sebesar Rp 4,38 triliun," kata Jokowi dalam pidatonya.[]

BPK RI Kinerja Anggota Presiden Jokowi

 

 

Baca Juga