Jumat, 22 November 2019

 

 

Ekonomi

Kaji Premi Mobil Listrik, Astra: Mungkin Lebih Mahal

Ahmad Fiqi Purba
Selasa, 20 Agustus 2019 09:29 WIB

Kaji Premi Mobil Listrik, Astra: Mungkin Lebih Mahal
CEO PT Asuransi Astra Rudy Chen (kiri) dan Direktur Pemasaran Bisnis Ritel PT Asuransi Astra Gunawan Salim (kanan) pada bincang santai dengan media nasional di Medan, Sumatera Utara (19/8) (ANTARA/Risbiani Fardaniah)

SOKSINEWS.COM, Astra'>PT Asuransi Astra sedang mengkaji premi mobil mobil listrik, seiring dengan akan dikembangkannya mobil atau kendaraan terelektrifikasi di Indonesia.

“Kami sudah mempelajari, iya,” kata Direktur Pemasaran Bisnis Ritel Astra'>PT Asuransi Astra Gunawan Salim pada temu ramah dengan media di Medan, Sumatera Utara, Senin (19/8/2019) malam.

Pihaknya sudah diundang oleh beberapa pabrikan yang telah memasarkan kendaraan listrik, termasuk produsen sepeda motor PT Astra Honda Motor yang telah memasarkan motor listrik. 

Namun, menurut Gunawan, banyak Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan di Indonesia juga belum jelas terkait kendaraan listrik seperti apa yang akan mereka buat dan pasarkan di Indonesia.

“Jadi kami masih mereka-reka, seperti apa preminya, apalagi ada komponen baterainya. Kami belum punya panduannya,” kata Gunawan.

Namun ia memperkirakan untuk kendaraan yang menggunakan listrik sepenuhnya (Battery Electric Vehicle/BEV) bukan hibrid, diperkirakan preminya akan lebih mahal. 

“Lebih tinggi preminya dibandingkan mobil konvensional,” katanya.

Sejauh ini, lanjut Gunawan, pihaknya sudah bermain untuk asuransi kendaraan terelektrifikasi, seperti Toyota Camry hibrid, tapi untuk BEV belum. Meskipun sudah ada taksi yang menggunakan BEV. 

“Kami tidak main (asuransi) BEV taksi,” katanya.

Ditambahkan CEO Rudy Chen bahwa struktur biaya mobil listrik sangat beda dengan konvensional, karena ada komponen baterai yang kontribusinya sekitar 50 persen dari biaya.

“Kami belum sampai ke tahap itu (asuransi BEV) dan kami masih pelajari secara internal,” katanya.

Asuransi Astra merupakan perusahaan asuransi yang sebagian besar bermain di asuransi kendaraan baru baik mobil maupun motor, di samping asuransi kesehatan dan komersial.[]

Berita Lainnya

Kenaikan UMK Diharapkan Meningkatkan Produktivitas Pekerja

SOKSINEWS.COM, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Malang menyatakan bahwa kenaikan . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

OJK Dorong Perbankan Papua Tingkatkan Teknologi Jelang 2020

SOKSINEWS.COM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat mendorong pihak perbankan di wilayahnya untuk terus . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Kemenkeu Akan Bayar Premi Asuransi Barang Negara RP21 Miliar

SOKSINEWS.COM, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan membayarkan premi yang diperkirakan mencapai Rp21 miliar untuk tahun pertama . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Pengamat: Indonesia Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global

SOKSINEWS.COM, Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak Eddy Suratman mengatakan Indonesia mampu hadapi tantangan ekonomi . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Stagnan

SOKSINEWS.COM, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup stagnan usai bank sentral . . .

Ekonomi Jumat, 22 November 2019