Rabu, 19 Februari 2020

 

 

Nasional Hukum

Presiden Jokowi Paparkan Manfaat Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat NTT

Abu
Rabu, 21 Agustus 2019 14:58 WIB

Presiden Jokowi Paparkan Manfaat Sertifikat Tanah Kepada Masyarakat NTT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan manfaat sertifikat tanah setelah membagikan 2.706 sertifikat tanah untuk warga Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT)

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan manfaat sertifikat tanah setelah membagikan 2.706 sertifikat tanah untuk warga Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat menyampaikan sambutan dalam acara penyerahan sertifikat tanah di halaman Kantor Bupati Kupang di Oelemasi, Presiden mengimbau warga menyimpan sertifikat tanah yang diterima dengan baik karena sertifikat merupakan bukti hukum atas kepemilikan tanah.

Warga harus tahu berapa luas lahan yang dimiliki seperti yang tercantum dalam sertifikat yang telah diterima," katanya.

Kasus sengketa lahan, ia melanjutkan, semestinya tidak terjadi kalau lahan tersebut sudah bersertifikat sehingga jelas batas-batas dan siapa pemiliknya.

"Ketika mendatangi daerah-daerah di Tanah Air, yang sering didengar adalah konflik tanah. Tetangga dengan tetangga, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan pemerintah. Kasus-kasus ini terjadi karena masyarakat tidak memang tidak ada bukti hukum atas tanah berupa sertifikat tanah," katanya.

Dia mengatakan, kalau pemilik lahan memiliki sertifikat tanah maka tidak akan mudah bagi pihak lain untuk mengklaim tanahnya sebagai hak milik.

Presiden berharap warga yang sudah memiliki sertifikat tanah memanfaatkannya untuk kegiatan usaha produktif.

"Apabila dijadikan agunan maka uangnya dimanfaatkan secara baik, jangan digunakan untuk kepentingan konsumtif atau berfoya-foya seperti membeli motor baru. Apabila terjadi seperti itu maka merugikan warga sendiri," katanya.

Kepada warga yang ingin menggunakan sertifikat tanah sebagai jaminan untuk meminjam dana ke bank, dia berpesan agar mereka memperhitungkan kemampuan untuk membayar angsuran pengembaliannya.

"Apabila tidak mampu mencicil angsurannya maka sebaiknya tidak meminjam kredit ke bank. Apabila ada pinjaman maka harus digunakan untuk usaha yang produktif. Jangan sampai sertifikatnya hilang karena tidak mampu mengangsur kredit bank," kata Presiden Jokowi.[]

Berita Lainnya

Peserta Ujian Seleksi CASN 2020 Lewati Pemeriksaan Ketat

SOKSINEWS.COM, Peserta ujian seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2020 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Bupati Bogor: Jangan Ada Lagi Antrean Layanan KTP Di Disdukcapil

SOKSINEWS.COM, Bupati Bogor, Ade Yasin menginstruksikan agar tak ada lagi penumpukan antrean pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

DPRD NTT Tetap Mengawasi Pemanfaatan Dana BOS

SOKSINEWS.COM, Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa mengatakan, legislatif tetap mengawasi larangan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Wali Kota Palu Minta Kejaksaan Bantu Awasi Proyek Pembangunan Kota

SOKSINEWS.COM, Wali Kota Palu Hidayat meminta kejaksaan setempat ikut mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di ibukota Provinsi . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020

Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Ditangkap

SOKSINEWS.COM, Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap Yunus (27) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, pelaku pencabulan . . .

Nasional Selasa, 18 Februari 2020